Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Wihaji Kawal Program MBG 3B di Kalbar, Pastikan Gizi Ibu Hamil dan Balita Terpenuhi

Hanif PP • Senin, 9 Maret 2026 | 11:06 WIB

 

Wihaji
Wihaji

PONTIANAK POST - Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji menekankan pentingnya peran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam mengawal distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD (3B). Penegasan itu disampaikannya saat kunjungan di Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (7/3).

Menurut Wihaji, program MBG 3B merupakan langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi kelompok rentan sekaligus mendukung tumbuh kembang generasi masa depan. Karena itu, distribusinya harus dikawal dengan baik agar benar-benar sampai kepada penerima manfaat.

“Yang sudah berjalan harus terus kita kawal agar MBG 3B benar-benar sampai kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD sebagai penerima manfaat,” ujar Wihaji dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Berdasarkan data Koordinator Wilayah SPPG Provinsi Kalimantan Barat, saat ini terdapat 60 dapur SPPG di Kota Pontianak yang memfasilitasi penyaluran MBG bagi sasaran 3B. Target penerima manfaat meliputi 1.910 ibu hamil, 3.718 ibu menyusui, dan 12.808 balita non-PAUD.

Ia menegaskan, keberhasilan pelaksanaan program MBG memerlukan sinergi kuat antara pemerintah pusat dan daerah agar program berjalan efektif hingga tingkat keluarga.

“Program ini membutuhkan kerja sama antara kementerian di pusat dan pemerintah daerah. Kita harus saling mendukung dan memperkuat satu sama lain. Pemerintah daerah merupakan perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014,” paparnya.

Wihaji juga mengajak masyarakat mengapresiasi program peningkatan kualitas gizi nasional tersebut. Menurutnya, MBG untuk 3B merupakan satu-satunya program di dunia yang secara khusus menyasar kelompok tersebut.

“Setelah kita mendistribusikan MBG, harapannya anak-anak kita tumbuh lebih baik. Di dunia ini ada banyak program MBG, tetapi yang secara khusus menyasar 3B hanya ada di Indonesia,” tuturnya.

Sementara itu, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyampaikan bahwa pelaksanaan program MBG di daerahnya berjalan baik. Saat ini Kota Pontianak telah memiliki 63 dapur yang melayani hampir 140 ribu porsi makanan setiap hari.

“Alhamdulillah saat ini sudah ada 63 dapur di Kota Pontianak yang melayani hampir 140 ribu porsi makanan setiap hari. Dari pemantauan sementara, program MBG berjalan baik,” ucap Edi. (ant)

Editor : Hanif
#Ibu Hamil #distribusi makan bergizi gratis #kalbar #balita #menteri wihaji #ibu menyusui