PONTIANAK POST – Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan menghadiri buka puasa bersama Pemerintah Kabupaten Sanggau dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Rumah Dinas Bupati Sanggau, Rabu (11/3).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja Wagub Kalbar di Kabupaten Sanggau menjelang pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sanggau Tahun 2027 yang dijadwalkan berlangsung Kamis (12/3).
Krisantus mengatakan momentum Ramadan dapat dimanfaatkan untuk mempererat komunikasi dan kebersamaan antara pemerintah daerah, unsur Forkopimda, serta masyarakat.
“Saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa. Kegiatan ini menjadi momentum silaturahmi Ramadan melalui buka puasa bersama di Rumah Jabatan Bupati Sanggau,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung pentingnya penguatan sektor produksi pangan di daerah sebagai langkah jangka panjang dalam mengendalikan inflasi, terutama menjelang hari besar keagamaan.
Menurutnya, sejumlah komoditas pangan seperti ayam, telur, tempe, dan tahu kerap mengalami kekurangan pasokan ketika permintaan meningkat menjelang hari raya.
“Misalnya ayam dan telur yang sering kurang, begitu juga tempe, tahu, dan kebutuhan lainnya. Mengapa kita tidak membangun sentra produksi? Operasi pasar memang bisa dilakukan, tetapi sifatnya terbatas dan biasanya hanya di perkotaan,” katanya.
Ia menilai pembangunan sentra produksi pangan dapat menjadi solusi yang lebih berkelanjutan dibandingkan hanya mengandalkan operasi pasar yang dampaknya relatif terbatas.
“Karena itu, ke depan sebaiknya kita membangun sentra-sentra produksi untuk kebutuhan pokok yang sering mengalami kekurangan setiap hari raya,” ujarnya.
Krisantus yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kalimantan Barat menambahkan, peningkatan IPM memerlukan sinergi program antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota.
Menurutnya, penguatan ketahanan pangan, pengembangan ekonomi masyarakat, serta pengendalian harga bahan pokok menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia menegaskan sinkronisasi program pembangunan antar daerah perlu terus diperkuat agar berbagai kebijakan yang dijalankan dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat. (mse/r)
Editor : Hanif