Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Isu BBM Langka Tak Hambat Operasional, DAMRI Pontianak Siapkan 64 Armada Mudik Lebaran

Idil Aqsa Akbary • Selasa, 17 Maret 2026 | 10:55 WIB

 

General Manager DAMRI Pontianak, Ahmad Bukhari
General Manager DAMRI Pontianak, Ahmad Bukhari

PONTIANAK POST – General Manager Perum Damri Cabang Pontianak, Ahmad Bukhari memastikan pelayanan transportasi DAMRI di Kalbar tetap berjalan normal meskipun muncul isu kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah daerah.

Menurut Ahmad Bukhari, hingga saat ini pasokan BBM untuk mendukung operasional armada DAMRI masih berjalan lancar. Itu karena pihaknya telah menjalin kerja sama dengan Pertamina serta sejumlah SPBU yang ada.

“Untuk BBM mendukung aktivitas operasional armada kami, tentu kami bekerja sama dengan pihak Pertamina, dan SPBU-SPBU yang ada. Sejauh ini alhamdulillah masih berjalan lancar. Memang ada keterlambatan, tetapi tidak begitu lama, sehingga aktivitas masih bisa berjalan dengan baik untuk pasokan minyak,” ujarnya.

Ia mengatakan, kondisi tersebut sejauh ini belum memberikan dampak terhadap layanan transportasi yang diberikan DAMRI kepada masyarakat. Meski demikian, pihaknya berharap pemerintah dapat memastikan ketersediaan pasokan BBM, terutama bagi armada transportasi yang melayani mobilitas masyarakat.

“Saat ini belum berpengaruh. Kami berharap dengan situasi global yang terjadi sekarang, pemerintah dapat memastikan pasokan BBM untuk unit-unit armada yang melayani mobilitas masyarakat diberikan prioritas,” katanya.

Di sisi lain, DAMRI Cabang Pontianak juga menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung kelancaran angkutan Lebaran 2026. Untuk menghadapi arus mudik, dan balik Idulfitri tahun ini, DAMRI menyiapkan sekitar 64 unit armada yang melayani sekitar 20 rute perjalanan.

“Di tahun 2026 ini kami menyiapkan kurang lebih 64 unit armada yang melayani sekitar 20 rute pelayanan, terdiri dari 17 rute angkutan penumpang dan tiga rute angkutan logistik,” jelasnya.

Ia menambahkan, seluruh armada yang akan dioperasikan telah melalui proses inspeksi teknis serta perawatan secara menyeluruh. Itu dilakukan guna memastikan kendaraan dalam kondisi prima selama masa operasional angkutan lebaran. “Kami memastikan kendaraan-kendaraan yang digunakan telah dilakukan inspeksi teknis, dan perawatan menyeluruh agar selama operasional tidak ada kendala,” ujarnya.

Dengan kesiapan tersebut, DAMRI berharap pelaksanaan mudik lebaran tahun 2026 dapat berlangsung aman, dan nyaman bagi masyarakat yang menggunakan layanan transportasi DAMRI. 

“Kami berharap mudik lebaran tahun 2026 ini dapat berjalan aman, dan nyaman dengan menggunakan armada DAMRI,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak Bebby Nailufa mengatakan, pemerintah sudah menyatakan jika stok BBM aman hingga lebaran. Namun ada baiknya, sejak saat ini pemerintah sudah membuat skema dalam upaya menjaga ketercukupan stok BBM ini.

Alternatif penghematan BBM, kata dia, bisa juga menggunakan kendaraan umum. Seperti ojek online. Mereka ini akan terdampak jika pasokan BBM sulit didapatkan. Jika BBM tidak ada, mereka tidak bisa mencari rezeki. Ketika mereka stop bekerja karena ketiadaan BBM artinya mereka tidak memiliki pemasukan. Jika sudah demikian, akan menambah persoalan sosial ke depan. "Makanya mereka harus menjadi perhatian," katanya.

Dalam penghematan ini kata dia pemerintah mesti jeli. Sebab sektor primer mesti mendapatkan prioritas. Seperti kebutuhan pangan menurutnya mesti dijaga. Apabila pasokan pangan tersendat akibat ketiadaan BBM, ini justru akan menambah masalah. Harga kebutuhan pokok selain sulit juga akan mahal.

“Pemkot Pontianak juga mesti melihat ke depan. Terlebih Kota Pontianak ini kota yang mayoritas konsumen. Bukan kota produsen. Sehingga BBM menjadi suatu kebutuhan paling penting agar kesemuanya bisa berjalan,” katanya.(bar/iza)  

Editor : Hanif
#armada #Mudik Lebaran #layanan #bbm langka #Damri Pontianak