PONTIANAK POST – Sekretaris Daerah Kalimantan Barat Harisson, menghadiri silaturahmi Idulfitri 1447 Hijriah sekaligus melepas jemaah calon haji yang tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Muhammadiyah Kalimantan Barat.
Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium Universitas Muhammadiyah Pontianak, Minggu (5/4/2026), dan dihadiri ratusan jemaah serta jajaran pengurus Muhammadiyah.
Dalam sambutannya, Harisson menilai kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus penguatan spiritual menjelang keberangkatan haji.
“Silaturahmi ini menjadi momen untuk memperkuat kebersamaan dan menata kembali komitmen dalam beribadah,” ujarnya.
Baca Juga: Biaya Penerbangan Haji 2026 Berpotensi Naik 51,48 Persen, Pemerintah Pastikan Jemaah Tidak Terbebani
Ia juga menegaskan peran Muhammadiyah sebagai mitra strategis pemerintah daerah, terutama dalam bidang pendidikan, dakwah, dan pelayanan sosial, termasuk pembinaan jemaah haji melalui KBIHU.
Menurutnya, pembimbingan yang dilakukan KBIHU Muhammadiyah sangat penting dalam memastikan kesiapan jemaah, baik secara fisik maupun spiritual.
Selain itu, Harisson mengingatkan adanya sejumlah kebijakan baru dalam penyelenggaraan haji tahun 2026, seperti digitalisasi layanan, pengaturan transportasi yang lebih tertata, serta peningkatan pemeriksaan kesehatan jemaah.
“Mari kita sambut kebijakan ini dengan kesiapan dan kesabaran. Pemerintah provinsi siap mendukung koordinasi agar jemaah memperoleh pelayanan terbaik,” katanya.
Ia juga berpesan kepada para jemaah untuk menjaga niat dalam menjalankan ibadah haji. “Luruskan niat hanya karena Allah SWT. Jadikan haji sebagai perjalanan spiritual, bukan kebanggaan duniawi,” pesannya.
Acara turut dihadiri Ketua PP Muhammadiyah Muhadjir Effendy serta jajaran pengurus wilayah Muhammadiyah Kalimantan Barat. (mse/r)
Editor : Hanif