PONTIANAK POST– Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas Jalan Trans Kalimantan KM 12 Toba, Dusun Modang, Desa Bagan Asam, Kecamatan Toba, Kabupaten Sanggau, Sabtu (9/5/2026) malam.
Satu unit truk tangki Mitsubishi bernomor polisi KB 8108 SI terguling dan menyebabkan sopir kendaraan meninggal dunia setelah terlindas badan truk.
Berdasarkan pantauan di lokasi dan keterangan yang dihimpun, peristiwa terjadi sekitar pukul 21.30 WIB saat truk tangki warna biru putih yang dikemudikan MA (25), warga Pontianak Utara, melaju dari arah Ketapang menuju Desa Teraju, Kecamatan Toba.
Saat melintas di KM 12 Toba, pengemudi diduga terkejut melihat lubang di badan jalan.
Sopir kemudian berupaya menghindar dengan membanting setir ke arah kanan.
Namun ban kendaraan diduga selip hingga truk kehilangan kendali, berputar di badan jalan dan akhirnya terguling.
Benturan keras membuat sopir dan penumpang terlempar keluar dari kabin.
Nahas, badan truk yang terguling menimpa pengemudi hingga mengalami luka berat.
Warga bersama petugas yang datang ke lokasi langsung mengevakuasi korban ke Puskesmas Teraju.
Namun nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia saat mendapatkan penanganan medis.
Sementara penumpang truk, Angga Septa Wahyudi (21), dilaporkan selamat.
Warga Pontianak Utara itu mengalami cedera pada bahu kanan dan luka lecet di kedua kaki. Korban kini menjalani perawatan medis.
Kapolsek Toba, Arnold Roky Montolalu membenarkan insiden kecelakaan tunggal tersebut.
Polisi langsung mendatangi lokasi usai menerima laporan dari masyarakat.
“Dugaan sementara pengemudi berusaha menghindari lubang di jalan sehingga kendaraan kehilangan kendali dan terguling,” ujarnya.
Personel Polsek Toba bersama petugas terkait juga melakukan evakuasi kendaraan, pengaturan arus lalu lintas, serta meminta keterangan saksi di lokasi kejadian untuk kepentingan penyelidikan.
Polisi mengimbau pengendara, khususnya sopir kendaraan besar yang melintas di jalur Trans Kalimantan, agar meningkatkan kewaspadaan saat berkendara malam hari dan memperhatikan kondisi jalan untuk mencegah kecelakaan serupa. (ars)
Editor : Aristono Edi Kiswantoro