Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

SMAN 1 Pontianak Mundur dari Tanding Ulang LCC Empat Pilar MPR RI 2026

Aristono Edi Kiswantoro • Kamis, 14 Mei 2026 | 16:48 WIB
SAMBUT : Sekda Kalbar,Harisson bersama Ketua IKA SMAN 1 Pontianak, Windy Prihastari menyambut kepulangan Josepha Alexandra (Ocha), dan tim LCC SMAN 1 Pontianak usai menghadiri undangan di Jakarta, di VIP Bandara Supadio, Kubu Raya, Kamis (14/5) sore. (IDIL AQSA AKBARY/PONTIANAK POST)
SAMBUT : Sekda Kalbar,Harisson bersama Ketua IKA SMAN 1 Pontianak, Windy Prihastari menyambut kepulangan Josepha Alexandra (Ocha), dan tim LCC SMAN 1 Pontianak usai menghadiri undangan di Jakarta, di VIP Bandara Supadio, Kubu Raya, Kamis (14/5) sore. (IDIL AQSA AKBARY/PONTIANAK POST)

 

PONTIANAK POST – Kepala SMAN 1 Pontianak, Indang Maryati, menegaskan sekolahnya tidak akan mengikuti tanding ulang Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat 2026.

Sikap tersebut disampaikan melalui pernyataan resmi sekolah yang diunggah di media sosial, Kamis (14/5), setelah polemik penilaian final LCC Empat Pilar menyita perhatian publik dalam beberapa hari terakhir.

Indang menegaskan, langkah yang diambil SMAN 1 Pontianak sejak awal bukan untuk menyerang pihak tertentu ataupun membatalkan hasil lomba, melainkan mencari kejelasan atas poin penilaian yang dipersoalkan.

“Langkah yang kami ambil merupakan bagian dari ikhtiar untuk memperoleh konfirmasi dan klarifikasi demi terwujudnya pelaksanaan lomba yang transparan, objektif, dan akuntabel,” ujarnya dalam pernyataan tersebut, dikutip Pontianak Post dari akun Instagram SMA Negeri 1 Informasi, Kamis (14/5/2026).

Ia juga menepis anggapan bahwa protes yang dilakukan sekolah bertujuan menjatuhkan kredibilitas lembaga maupun penyelenggara lomba.

Menurutnya, SMAN 1 Pontianak hanya ingin memastikan proses kompetisi berjalan adil dan dapat dipertanggungjawabkan.

Di tengah polemik yang berkembang, Indang memastikan SMAN 1 Pontianak menghormati hasil lomba yang telah ditetapkan serta memberikan dukungan kepada SMAN 1 Sambas sebagai wakil Kalimantan Barat di tingkat nasional.

“SMAN 1 Pontianak menghormati hasil lomba yang telah ditetapkan serta menyampaikan dukungan penuh kepada SMAN 1 Sambas,” katanya.

Namun, dalam poin pernyataan yang paling menyita perhatian, Indang memastikan sekolahnya memilih tidak terlibat dalam pelaksanaan tanding ulang yang sebelumnya diumumkan MPR RI.

Selain menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi, pihak sekolah juga mengajak seluruh pihak menjaga semangat persatuan dan menciptakan iklim pendidikan yang kondusif.

Pernyataan itu ditutup dengan kalimat singkat yang memantik perhatian publik: “Sampai jumpa di LCC 4 Pilar 2027.” **

 

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#tanding ulang #lcc #mundur #pernyataan #SMA NEGERI 1 PONTIANAK