PONTIANAK POST - Anggota Komisi IV DPRD Kota Pontianak Emiliana mengatakan hasil tes kemampuan akademik (TKA) yang telah dilaksanakan baik di sekolah dasar dan menengah pertama mesti menjadi perhatian oleh Dinas Pendidikan dan pihak sekolah. Harapannya, di tahun depan nilai rata-rata TKA bisa semakin baik dari tahun ini.
“Pelaksanaan TKA di Kota Pontianak baik tingkat SD dan SMP mesti menjadi bahan evaluasi. Baik bagi Dinas Pendidikan dan juga oleh pihak sekolah. Sebab pelaksanaan TKA ini dilaksanakan se-nasional,” ujar Emiliana, Senin (8/6).
Dia berharap, hasil TKA di Kota Pontianak bisa menempati posisi pertama se Kalimantan Barat. Sebab untuk sektor pendidikan, Kota Pontianak juga menjadi barometer. Alangkah disayangkan ketika pelaksanaan TKA yang dilaksanakan ini hasilnya kurang memuaskan.
Oleh sebab itu, evaluasi dari hasil TKA ini mesti dilakukan. Pahami soal-soal yang muncul di TKA. Jika model soalnya dituntut nalar dan pemahaman anak terhadap penyelesaian permasalahan, sudah seharusnya dalam latihan di sekolah guru dapat memberikan soal-soal yang jawabannya menggunakan nalar dan problem solving.
Baca Juga: Kanwil Kemenkum Kalbar Tuntaskan Harmonisasi Raperbup Kayong Utara tentang Retribusi TKA
Menurutnya perkembangan teknologi informasi saat ini terus berkembang. Untuk mencari jawaban soal anak-anak semakin mudah. Tinggal menggunakan AI. Pertanyaannya, apakah anak-anak memahami tentang semua jawaban tersebut.
Dia justru khawatir anak-anak hanya tahu menuliskan jawaban saja. Namun untuk pemaknaan maksud dari pertanyaan-pertanyaan ini anak belum mengetahuinya. Latihan-latihan model soal TKA harus diperkuat sekolah.
Guru-guru harus mampu memotivasi anak-anak dalam hal melatih soal-soal TKA. Dengan begitu saat TKA, anak-anak makin terbiasa menyelesaikan soal dengan pemahaman nalar dan penyelesaian masalah.
“TKA tahun ini harus jadi evaluasi Diknas dan sekolah. Jika evaluasi bisa dilakukan saya yakin tahun depan TKA rata-rata Kota Pontianak bisa meningkat dari tahun ini,” ujarnya.
Sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak Sri Sujiarti mengatakan mengatakan pelaksanaan tes kemampuan akademik (TKA) untuk SD dan SMP se Kota Pontianak berjalan dengan baik. Meski demikian terdapat beberapa evaluasi dari pelaksanaan TKA ini. Harapannya, di tahun depan hasil TKA bisa semakin meningkat perolehan nilai rata-ratanya.
Baca Juga: SMP Bruder Pontianak Buka Penerimaan Murid Baru Tahun Ajaran 2026/2027
“TKA sudah dilaksanakan. Baik itu tingkat SD dan SMP se Kota Pontianak. Untuk SD di tahun ini diikuti 169 sekolah. Hasilnya didapatlah nilai rerata Matematika di 45,83 dan Bahasa Indonesia di angka 63,77. Rerata total di 54,8,” ujar Sri Sujiarti.
Sedangkan SMP se-Kota Pontianak TKA diikuti 78 SMP. Rerata nilainya untuk mata pelajaran Matematika 41,7 dan Bahasa Indonesia 63,72. Rerata TKA nya di 52,71. Memang lebih rendah dari SD. Dia melanjutkan untuk TKA secara nasional Provinsi Kalimantan Barat berada di posisi 20 dari 39 provinsi se Indonesia.
Faktor keberhasilan nilai TKA ini sebetulnya ada di kemampuan guru dan kemampuan siswa menangkap materi pelajaran yang telah disampaikan. Perlu diketahui, soal-soal TKA melihat kemampuan dasar dalam berpikir dan memahami pelajaran. Artinya soal yang keluar tidak hanya soal hafalan tapi lebih ke cara berpikir dan kemampuan anak dalam menyelesaikan satu permasalahan. Dalam memecahkan soal-soal ini, anak dituntut kritis, logis dan kreatif.(iza)
Editor : Hanif