PONTIANAK POST - Momentum Hari Bhayangkara dimanfaatkan Polres Sanggau dengan cara yang berbeda. Alih-alih hanya menggelar kegiatan seremonial, kepolisian mengadakan kontes durian yang melibatkan puluhan petani guna mendorong promosi sekaligus meningkatkan nilai ekonomi durian lokal.
Kepolisian Resor (Polres) Sanggau menggelar Kontes Durian Kapolres Sanggau Cup 2026 di 180° Coffee & Eatery, Jalan Jenderal Sudirman, Sanggau, Minggu (5/7).
Ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Ajang yang diikuti 51 peserta petani durian dari Kabupaten Sanggau, Sekadau, dan Landak ini digagas bukan sekadar perlombaan.
Ia adalah upaya mendorong nilai ekonomi petani lokal dan memperluas pasar durian unggulan Sanggau.
Baca Juga: Ternyata Buah Durian Menyimpan Pelajaran Hidup yang Jarang Disadari, Ini Maknanya
Kontes Durian Jadi Bagian dari Peringatan Hari Bhayangkara
Kapolres Sanggau AKBP Sudarsono mengatakan kegiatan ini sengaja dirangkai dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-80 untuk memberikan apresiasi langsung kepada petani sekaligus memperkenalkan durian unggulan Sanggau kepada khalayak yang lebih luas.
“Melalui kontes ini kami ingin memberikan apresiasi kepada petani sekaligus memperkenalkan durian unggulan Sanggau agar semakin dikenal dan memiliki daya saing yang lebih tinggi,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Polres Sanggau menyatakan ingin turut mendukung promosi komoditas unggulan daerah bersama petani, pelaku usaha, dan pemerintah setempat., selain menjalankan tugas pemeliharaan keamanan.
Menyasar Nilai Ekonomi, Bukan Sekadar Perlombaan
Menurut Sudarsono, Kabupaten Sanggau memiliki potensi besar sebagai salah satu sentra durian berkualitas di Kalimantan Barat.
Baca Juga: Presiden Sukarno Ternyata Pernah Memaksa Dubes AS Mencicipi Durian, Apa Kata Sang Dubes?
Momentum musim panen dinilai menjadi waktu yang tepat untuk memperkenalkan berbagai varietas lokal sekaligus mendorong peningkatan nilai ekonomi petani.
Ia berharap durian-durian terbaik hasil kontes dapat dikembangkan lebih lanjut melalui pembinaan dan pendampingan, sehingga ke depan lahir varietas unggulan khas Kabupaten Sanggau yang mampu menembus pasar regional hingga nasional.
UMKM Olahan Durian Didorong Ikut Berkembang
Selain soal buah segar, Kapolres juga menyoroti pentingnya pengembangan produk olahan berbahan baku durian melalui sektor UMKM.
Menurutnya, hilirisasi ini perlu terus didorong agar memberikan nilai tambah bagi komoditas lokal sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat Sanggau.
Entikong Tampil sebagai Juara, Sekayam dan Beduai Ramaikan Podium
Dari 51 peserta yang membawa durian terbaik hasil budidaya masing-masing, durian milik Margorius Benny Pratama asal Kecamatan Entikong keluar sebagai juara pertama setelah dinilai dewan juri berdasarkan rasa, aroma, tekstur, warna daging buah, hingga penampilan fisik.
Kecamatan Sekayam turut menonjol dengan mengirim dua wakil ke jajaran juara utama, yakni Gunawan di posisi kedua dan Rinadi Andarsih di posisi ketiga.
Baca Juga: Sejak Kapan Orang Indonesia Makan Durian? Jawabannya Ada di Candi Borobudur
Sementara itu, Kecamatan Beduai juga mencatatkan dua wakilnya di jajaran juara harapan, yakni Rahmat sebagai Harapan II dan Ajis Matulisi sebagai Harapan III, mendampingi Dino dari Kecamatan Kapuas yang meraih Harapan I.
Dihadiri Forkopimda dan Diharapkan Jadi Agenda Tahunan
Kegiatan ini dihadiri unsur Forkopimda, anggota DPR RI, DPRD, pelaku usaha, petani, serta masyarakat umum.
Kapolres Sanggau berharap kontes durian ini dapat menjadi agenda tahunan untuk memperkuat promosi durian unggulan Kabupaten Sanggau sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di daerah tersebut.
Baca Juga: Punya Darah Tinggi tapi Ingin Makan Durian? Ini Tips Aman yang Perlu Diketahui
Daftar Lengkap Pemenang Kontes Durian Kapolres Sanggau Cup 2026
- Juara I: Margorius Benny Pratama (Kecamatan Entikong)
- Juara II: Gunawan (Kecamatan Sekayam)
- Juara III: Rinadi Andarsih (Kecamatan Sekayam)
- Harapan I: Dino (Kecamatan Kapuas)
- Harapan II: Rahmat (Kecamatan Beduai)
- Harapan III: Ajis Matulisi (Kecamatan Beduai)