Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Erlina Dorong Perajin Kalbar Perluas Pasar Digital

Novantar Ramses Negara • Minggu, 12 Juli 2026 | 18:06 WIB
Ketua Dekranasda Provinsi Kalimantan Barat, Erlina Ria Norsan, mengamati produk kriya unggulan Kalbar yang dipamerkan pada HUT ke-46 Dekranas di Trans Studio Mall Makassar, Sulawesi Selatan, sebagai bentuk dukungan terhadap promosi dan pengembangan pasar kerajinan daerah. (Adpim Pemprov Kalbar)
Ketua Dekranasda Provinsi Kalimantan Barat, Erlina Ria Norsan, mengamati produk kriya unggulan Kalbar yang dipamerkan pada HUT ke-46 Dekranas di Trans Studio Mall Makassar, Sulawesi Selatan, sebagai bentuk dukungan terhadap promosi dan pengembangan pasar kerajinan daerah. (Adpim Pemprov Kalbar)

 

PONTIANAK POST – Produk kriya unggulan Kalimantan Barat mencuri perhatian pada Pameran Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Trans Studio Mall Makassar, Sulawesi Selatan, 9–11 Juli 2026.

Sejumlah produk berhasil mencatat peningkatan penjualan selama pameran, bahkan salah satu karya ukiran asal Kabupaten Landak dibeli oleh pengunjung dari Jepang.

Ketua Dekranasda Provinsi Kalimantan Barat, Erlina Ria Norsan, mengatakan capaian tersebut menunjukkan produk kriya Kalbar memiliki daya saing yang kuat, tidak hanya di pasar nasional tetapi juga berpeluang menembus pasar internasional.

"Ini membuktikan bahwa produk-produk kriya Kalimantan Barat memiliki kualitas yang mampu bersaing. Setiap karya tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga mengandung filosofi, cerita, dan identitas budaya yang menjadi daya tarik tersendiri," ujar Erlina saat meninjau stan Dekranasda Kalbar.

Menurut Erlina, selama tiga hari penyelenggaraan pameran, nilai transaksi di stan Dekranasda Kalbar terus meningkat.

Antusiasme pengunjung terhadap berbagai produk kerajinan menjadi sinyal positif bagi pengembangan industri kriya di Kalimantan Barat.

Melihat peluang tersebut, ia mendorong para perajin untuk memperluas pemasaran melalui pemanfaatan platform digital agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

"Kita sudah memasuki era digital. Fasilitas teknologi yang tersedia harus dimanfaatkan secara optimal agar produk kita menjangkau pasar yang lebih luas dan mampu meningkatkan volume penjualan," katanya.

Erlina mengajak pelaku usaha memanfaatkan berbagai platform marketplace, baik di tingkat nasional maupun internasional, sebagai strategi memperluas akses pasar.

Menurutnya, transformasi digital menjadi salah satu kunci agar produk kriya Kalbar semakin dikenal dan memiliki daya saing yang lebih tinggi.

Untuk mendukung upaya tersebut, Dekranasda Provinsi Kalimantan Barat telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perusahaan yang beroperasi di Kalbar guna meningkatkan kapasitas pelaku UMKM.

Program tersebut mencakup pelatihan pemasaran digital, pengembangan produk, hingga strategi penjualan berbasis teknologi.

Informasi mengenai program pendampingan itu, lanjut Erlina, akan disampaikan melalui media sosial resmi Dekranasda Provinsi maupun Dekranasda kabupaten dan kota agar dapat dimanfaatkan oleh lebih banyak perajin.

Ia juga mengajak generasi muda mengambil peran dalam pengembangan ekonomi kreatif daerah melalui kemampuan membuat konten digital dan menguasai strategi pemasaran di media sosial.

"Generasi muda harus terus meningkatkan kapasitas diri, terutama dalam menguasai teknik pemasaran digital. Konten yang kreatif dan menarik memiliki kekuatan untuk menjangkau pasar yang jauh lebih luas," sebutnya.

"Ini adalah peluang besar yang harus dimanfaatkan untuk membawa produk-produk Kalimantan Barat semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional," pungkasnya. (mse)

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#kalbar #dekranasda #kriya #Perajin #Erlina