Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Sekda Kalbar Ajak Masyarakat Jadikan Gerakan Indonesia ASRI sebagai Budaya Sehari-hari

Idil Aqsa Akbary • Senin, 13 Juli 2026 | 12:09 WIB
Sekda Kalbar Harisson menanam phon  dalam Gerakan Indonesia ASRI di kawasan Masjid Raya Mujahidin, Jumat (10/7). (BIRO ADPIM KALBAR FOR PONTIANAK POST)
Sekda Kalbar Harisson menanam phon dalam Gerakan Indonesia ASRI di kawasan Masjid Raya Mujahidin, Jumat (10/7). (BIRO ADPIM KALBAR FOR PONTIANAK POST)

PONTIANAK POST - Sekretaris Daerah (Sekda) Kalimantan Barat, Harisson mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sebagai budaya yang dilakukan secara berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial.

Menurut Harisson, pembangunandan modernisasi tidak terlepas dari berbagai tantangan lingkungan, mulai dari persoalan sampah, polusi, hingga menurunnya kualitas kebersihan dan keindahan kawasan. Persoalan tersebut, katanya, telah menjadi isu strategis nasional karena berkaitan erat dengan kesehatan masyarakat, ketahanan lingkungan, dan keberlanjutan pembangunan.

"Untuk menjawab tantangan itulah pemerintah mencanangkan Gerakan Indonesia ASRI, yaitu Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Gerakan ini merupakan upaya strategis nasional untuk mewujudkan lingkungan yang bersih, tertata, dan aman di seluruh wilayah Indonesia," ujarnya saat menghadiri Gerakan Indonesia ASRI di halaman Masjid Raya Mujahidin.

Harisson menjelaskan, empat pilar dalam Gerakan Indonesia ASRI saling berkaitan. Lingkungan yang bersih dan indah akan menciptakan kondisi yang sehat dan aman, sekaligus menjadi fondasi dalam membangun perubahan perilaku masyarakat agar semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan.

Baca Juga: Pemprov Kalbar Galakkan Kegiatan Korve Melalui Gerakan Indonesia ASRI di Seluruh Daerah

Karena itu, ia berharap gerakan tersebut mampu menumbuhkan kesadaran kolektif seluruh lapisan masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan di lingkungan masing-masing.

"Kami mengharapkan ke depan, dengan dukungan TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh masyarakat, kegiatan kurve atau kerja bakti dapat terus dilaksanakan secara rutin sehingga Kota Pontianak maupun seluruh wilayah Kalbar benar-benar menjadi daerah yang aman, sehat, resik, dan indah," katanya.

Harisson juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI di Kalbar, mulai dari TNI, Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), BUMD, dunia usaha, hingga masyarakat. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Yayasan Masjid Raya Mujahidin Pontianak yang memfasilitasi pelaksanaan kegiatan. "Semoga langkah yang kita mulai hari ini memberikan dampak yang luas bagi terwujudnya lingkungan yang bersih, aman, nyaman, sehat, dan tertib di Kalbar," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kalbar, Suherman menjelaskanGerakan Indonesia ASRI dilaksanakan berdasarkan arahan Presiden RI dalam Rapat Koordinasi Pemerintah Pusat dan Daerah pada 2 Februari 2026. Pelaksanaannya juga mengacu pada Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri Nomor 6.11/889/SD tentang Pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI serta surat Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tertanggal 26 Juni 2026.

Baca Juga: Wali Kota Pontianak Ingatkan ASN Menjadi Teladan Menjaga Kebersihan Lingkungan Kerja

Menurut Suherman, gerakan tersebut bertujuan membangun kesadaran, kepedulian, dan partisipasi aktif masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah. Yakni melalui aksi kolektif yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, komunitas, dunia usaha, dan para pemangku kepentingan.

Di Kalbar, implementasi Gerakan Indonesia ASRI diwujudkan melalui sejumlah kegiatan. Antara lainkerja bakti bersama yang melibatkan ASN, TNI, Polri, dan masyarakat, penanaman 50 pohon, pasar murah dengan menyediakan 1.000 paket sembako, penyaluran 75 paket perlengkapan sekolah bagi anak yatim piatu, serta aksi donor darah dengan target 100 pendonor.

Pada hari yang sama, Pemprov Kalbar juga mengikuti pencanangan Gerakan Indonesia ASRI secara nasional yang dipusatkan di Kota Malangdan diselenggarakan secara virtual oleh Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri. (bar)

 

Editor : Hanif
#harisson #Sekda Kalbar #kebersihan lingkungan #Gerakan Indonesia ASRI