PONTIANAK POST – Penegakan hukum di Kalimantan Barat membutuhkan koordinasi yang semakin kuat di tengah meningkatnya kompleksitas persoalan hukum. Hal itu menjadi perhatian Kapolda Kalbar Irjen Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar saat melakukan silaturahmi dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat Dr. Emilwan Ridwan di Kantor Kejati Kalbar, Pontianak, Selasa (14/7).
Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi agenda kelembagaan, tetapi juga momentum memperkuat komunikasi antara dua institusi penegak hukum dalam mewujudkan proses hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan.
Bangun Komunikasi untuk Perkuat Sistem Peradilan
Kapolda Kalbar hadir didampingi Wakapolda Kalbar Brigjen Pol. Hindarsono serta jajaran pejabat utama Polda Kalbar. Rombongan disambut langsung Kajati Kalbar Dr. Emilwan Ridwan bersama jajaran Kejaksaan Tinggi Kalbar.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas pentingnya menjaga hubungan kerja yang harmonis antara kepolisian dan kejaksaan sebagai bagian dari sistem peradilan pidana terpadu.
Kapolda Kalbar menegaskan, silaturahmi tersebut merupakan langkah untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
“Hubungan yang harmonis antara Polri dan Kejaksaan merupakan modal utama dalam mewujudkan penegakan hukum yang efektif. Melalui silaturahmi ini, kami berharap koordinasi yang selama ini telah terjalin dengan baik dapat terus ditingkatkan demi memberikan rasa aman, kepastian hukum, dan keadilan bagi masyarakat Kalimantan Barat,” ujar Alberd.
Tantangan Hukum Semakin Kompleks
Menurut Alberd, perkembangan situasi saat ini membuat tantangan penegakan hukum semakin beragam. Karena itu, diperlukan sinergi, komunikasi terbuka, dan kerja sama berkelanjutan antarinstansi penegak hukum.
Kolaborasi antara kepolisian dan kejaksaan dinilai penting mulai dari tahap penyidikan hingga proses penuntutan agar penanganan perkara berjalan sesuai aturan dan memberikan rasa keadilan bagi masyarakat.
Kejati Kalbar Dorong Sistem Peradilan Terpadu
Kajati Kalbar Dr. Emilwan Ridwan menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menyampaikan bahwa hubungan baik antara Kejaksaan Tinggi Kalbar dan Polda Kalbar menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Koordinasi yang solid merupakan kunci dalam mewujudkan sistem peradilan pidana terpadu sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Kalimantan Barat,” ujar Emilwan.
Ia berharap sinergi kedua lembaga terus berkembang sehingga pelayanan hukum kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.
Komitmen Hadirkan Kepastian Hukum bagi Masyarakat
Pertemuan tersebut ditutup dengan pertukaran cenderamata antara Kapolda Kalbar dan Kajati Kalbar sebagai simbol penghormatan serta komitmen memperkuat hubungan antarlembaga.
Sinergi Polda Kalbar dan Kejati Kalbar diharapkan mampu mendukung penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Bagi masyarakat, koordinasi yang kuat antarpenegak hukum menjadi salah satu faktor penting agar proses hukum berjalan efektif, memberikan kepastian, serta menjaga kepercayaan publik. (ars)
Editor : Aristono Edi Kiswantoro