PONTIANAK POST - Perawatan tali pusat merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga kesehatan bayi baru lahir. Tali pusat yang tidak dirawat dengan benar dapat menjadi pintu masuk berbagai kuman penyebab infeksi yang berisiko menimbulkan komplikasi serius, termasuk tetanus neonatorum.
Oleh karena itu, setiap ibu hamil perlu memperoleh pengetahuan yang memadai mengenai cara merawat tali pusat sebelum memasuki masa persalinan. Pendidikan kesehatan yang diberikan sejak masa kehamilan diharapkan mampu meningkatkan kesiapan ibu dalam memberikan perawatan yang aman dan sesuai dengan rekomendasi tenaga kesehatan.
Metode perawatan tali pusat yang saat ini dianjurkan adalah perawatan tali pusat terbuka, yaitu menjaga tali pusat tetap bersih dan kering tanpa pemberian bedak, minyak, ramuan tradisional, maupun obat-obatan yang tidak direkomendasikan. Sebelum melakukan perawatan, orang tua harus mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Selain itu, popok bayi sebaiknya dipasang di bawah tali pusat agar tidak menutupi area tersebut.
Orang tua juga perlu mengenali tanda-tanda infeksi seperti kemerahan di sekitar pusar, keluarnya nanah, bau tidak sedap, perdarahan yang terus-menerus, bayi demam, atau bayi tidak mau menyusu sehingga dapat segera mencari pertolongan medis.
Sebagai bentuk kontribusi dalam meningkatkan kesehatan ibu dan bayi, Tim Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Pontianak yang diketuai oleh Miftah Fitriyani, S.Tr.Keb. melaksanakan pendidikan kesehatan tentang perawatan tali pusat terbuka kepada ibu hamil di UPT Puskesmas Perumnas II Pontianak.
Kegiatan ini dilakukan melalui penyuluhan dan media edukasi yang mudah dipahami dengan tujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil mengenai perawatan tali pusat yang benar. Diharapkan melalui edukasi yang berkelanjutan, risiko infeksi tali pusat dapat dicegah sehingga bayi dapat tumbuh sehat sejak hari-hari pertama kehidupannya.
Kegiatan ini diketuai Miftah Fitriyani, S. STr. Keb Jehani Fajar Pangestu, S.ST., M.Kes, Nurul Kaamilah, S.Tr. Keb., M.Keb, dan Regina Indah Tri Rejeki dan Gessy Amanda Citra. (iza/ser)
Editor : Miftahul Khair