Pemprov Kalbar Perluas Program Pemagangan untuk Tingkatkan Kompetensi SDM dan Serap Lebih Banyak Tenaga Kerja

Idil Aqsa Akbary • Dipublikasikan Rabu, 5 Agustus 2026 | 13:48 WIB
Harisson, Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar
Harisson, Sekretaris Daerah Provinsi Kalbar

PONTIANAK POST - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mendukung perluasan program pemagangan sebagai upaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia sekaligus membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, saat melepas tenaga kerja dan peserta pemagangan Gelombang I hasil kerja sama DPW Forum Komunikasi PKBM Kalimantan Barat dengan PT Agrinas Palma Nusantara di Kantor PT Agrinas Palma Nusantara, Jalan Husein Hamzah, Pontianak, Selasa (4/8).

Kegiatan tersebut dihadiri Chief Regional Officer PT Agrinas Palma Nusantara, Budi Susilo, beserta jajaran pengurus Forum Komunikasi PKBM Kalimantan Barat.

Baca Juga: Ketua DPRD Pontianak Dorong Percepatan Proyek Padat Karya untuk Serapan Anggaran dan Penguatan Ekonomi Daerah

Harisson mengapresiasi kolaborasi antara lembaga pendidikan nonformal dan dunia usaha yang dinilainya mampu memperluas akses masyarakat terhadap lapangan pekerjaan sekaligus meningkatkan kualitas tenaga kerja.

"Kami mengapresiasi DPW Forum Komunikasi PKBM Kalimantan Barat dan PT Agrinas Palma Nusantara yang telah membangun kolaborasi nyata dalam membuka kesempatan kerja bagi masyarakat. Persoalan ketenagakerjaan tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah semata, tetapi membutuhkan sinergi antara dunia usaha, lembaga pendidikan, dan masyarakat," ujarnya.

Menurut Harisson, program pemagangan menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan dunia industri. Selain memperoleh pengalaman kerja secara langsung, peserta juga dibekali keterampilan dan budaya kerja yang dibutuhkan perusahaan.

"Program ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk belajar langsung di dunia kerja. Mereka tidak hanya memperoleh teori, tetapi juga pengalaman nyata sebagai bekal membangun karier di masa depan," katanya.

Baca Juga: Wakajati Kalbar Dorong Warga Belajar PKBM Lebih Siap Bersaing di Dunia Kerja Lewat Program Magang

Ia mengatakan, persoalan ketenagakerjaan di Kalimantan Barat masih menjadi tantangan bersama. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada Februari 2026 tingkat pengangguran terbuka di Kalimantan Barat tercatat sebesar 4,57 persen atau sekitar 139 ribu orang.

"Data ini menjadi pengingat bahwa penciptaan lapangan kerja harus terus ditingkatkan. Semakin banyak kolaborasi seperti ini, semakin besar peluang masyarakat memperoleh pekerjaan yang layak," jelasnya.

Harisson juga menyoroti masih dominannya pekerja di sektor informal. Karena itu, peningkatan kompetensi dinilai menjadi faktor penting agar masyarakat memiliki daya saing dan lebih mudah terserap di sektor formal.

Baca Juga: Ketua DPRD Pontianak Dorong Percepatan Proyek Padat Karya untuk Serapan Anggaran dan Penguatan Ekonomi Daerah

Menurutnya, dunia usaha saat ini tidak hanya membutuhkan tenaga kerja yang memiliki ijazah, tetapi juga disiplin, mampu bekerja sama, cepat beradaptasi, serta memiliki kemauan untuk terus belajar mengikuti perkembangan teknologi.

Kepada seluruh peserta pemagangan, Harisson berpesan agar memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kemampuan sekaligus membangun karakter.

"Hari ini adalah awal perjalanan kalian memasuki dunia kerja yang sesungguhnya. Bekerja bukan hanya mencari penghasilan, tetapi juga membangun karakter, meningkatkan kemampuan, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik," pesannya.

Ia juga mengingatkan peserta agar menjaga integritas selama mengikuti program.

Baca Juga: Harisson Dorong Birokrasi Kalbar yang Agile dan Berorientasi Hasil Lewat Sinergi dengan KemenPAN-RB

"Tunjukkan kejujuran, disiplin, tanggung jawab, kemauan belajar, serta semangat untuk terus berkembang. Jangan pernah merasa puas dengan kemampuan yang dimiliki hari ini karena dunia kerja terus berubah dan menuntut kita untuk terus meningkatkan keterampilan," katanya.

Harisson menilai program pemagangan merupakan salah satu solusi untuk memperkecil kesenjangan antara kompetensi lulusan pendidikan dan kebutuhan dunia industri. Melalui pengalaman kerja secara langsung, peserta dapat memahami budaya kerja, standar profesional, hingga ritme kerja di perusahaan.

Ke depan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat akan terus mendorong kerja sama antara lembaga pendidikan, lembaga pelatihan, dan dunia usaha agar semakin banyak masyarakat memperoleh kesempatan meningkatkan kompetensi dan memasuki dunia kerja.

"Kami ingin semakin banyak generasi muda Kalbar yang memiliki daya saing dan mampu menjadi tenaga kerja profesional. Karena itu, kemitraan seperti ini harus terus diperluas dan berkelanjutan," imbuhnya.

Harisson berharap kerja sama antara DPW Forum Komunikasi PKBM Kalimantan Barat dan PT Agrinas Palma Nusantara tidak berhenti pada gelombang pertama, tetapi terus berlanjut sehingga memberikan manfaat bagi lebih banyak masyarakat.

"Jadilah tenaga kerja yang profesional, jujur, disiplin, dan tunjukkan bahwa SDM Kalbar memiliki kualitas yang mampu bersaing di dunia kerja. Jadikan kesempatan ini sebagai batu loncatan untuk meraih masa depan yang lebih baik," tutupnya. (mse/bar)

Editor : Hanif
SDM program pemagangan kompetensi peluang kerja pemprov kalbar