Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Bukan hanya karena Lapar, Ini 5 Penyebab Tubuh Mudah Lelah di Awal Puasa

Khoiril Arif Ya'qob • Selasa, 13 Januari 2026 | 18:30 WIB
ilustrasi lelah di awal puasa.
ilustrasi lelah di awal puasa.

PONTIANAK POST – Memasuki hari-hari awal puasa, banyak orang mengeluhkan tubuh terasa lelah meski aktivitas tidak banyak berubah.

Kondisi ini tidak semata-mata disebabkan oleh rasa lapar, melainkan dipengaruhi sejumlah faktor lain, mulai dari perubahan pola makan hingga penyesuaian ritme biologis tubuh selama berpuasa.

Agar tidak terus merasa lemas di awal puasa, penting untuk mengetahui penyebabnya. Dengan memahami hal tersebut, Anda bisa menyiapkan cara yang tepat untuk menjaga stamina selama Ramadan.

Dilansir dari laman Jawa Pos, berikut lima penyebab umum mengapa banyak orang merasa lelah di awal puasa:

Baca Juga: Panduan Qadha Puasa Perempuan Hamil, Begini Menurut KH Sahal Mahfudh

1. Penurunan Gula Darah yang Signifikan

Saat berpuasa, tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman selama berjam-jam. Kondisi ini membuat kadar gula darah menurun lebih cepat dibandingkan hari biasa.

Padahal, gula darah merupakan sumber energi utama bagi otak dan otot. Ketika kadarnya turun drastis, tubuh akan merespons dengan rasa lemas, sulit fokus, dan energi yang terasa cepat habis.

Di awal puasa, tubuh belum sepenuhnya beradaptasi menggunakan cadangan energi secara efisien, sehingga penurunan gula darah ini terasa lebih berat.

2. Dehidrasi atau Kekurangan Cairan

Kurangnya asupan cairan dari sahur hingga waktu berbuka juga menjadi penyebab utama kelelahan. Dehidrasi ringan saja sudah cukup membuat tubuh terasa lemas, pusing, dan kurang bertenaga.

Ketika cairan tubuh berkurang, aliran oksigen dan nutrisi ke otak serta otot tidak optimal, sehingga rasa lelah mudah muncul, terutama di siang hari.

Inilah alasan mengapa menjaga asupan air putih di malam hari menjadi sangat penting selama Ramadan.

Baca Juga: Bagaimana Hukumnya Menafkahi Orang Tua Tanpa Mengabari Istri? Simak Penjelasannya di Sini!

3. Pola Tidur yang Tidak Teratur

Perubahan jadwal tidur adalah tantangan klasik di bulan puasa. Bangun lebih awal untuk sahur dan tidur lebih larut karena ibadah malam sering mengurangi durasi tidur.

Bukan hanya soal jumlah jam tidur, kualitas tidur pun ikut menurun. Kurang tidur membuat tubuh sulit melakukan proses pemulihan energi secara maksimal, sehingga rasa lelah terasa lebih dominan di pagi hingga siang hari.

4. Kebiasaan Makan yang Kurang Tepat

Pilihan makanan saat sahur dan berbuka sangat memengaruhi energi tubuh. Konsumsi makanan tinggi gula, lemak, atau gorengan memang terasa menyenangkan, tetapi bisa memicu lonjakan energi sesaat yang cepat turun.

Akibatnya, tubuh justru terasa lebih lemas dan mengantuk. Di awal puasa, ketika metabolisme masih beradaptasi, pola makan yang tidak seimbang akan memperparah rasa lelah.

Baca Juga: 6 Perbuatan Makruh yang Sebaiknya Dihindari Saat Puasa, Bisa Bikin Pahala Berkurang!

5. Kurangnya Aktivitas Fisik dan Pola Istirahat yang Tidak Efektif

Banyak orang mengurangi aktivitas fisik karena takut kehabisan energi. Padahal, kurang bergerak justru membuat tubuh terasa lebih lesu karena sirkulasi darah melambat.

Selain itu, tidur siang yang terlalu lama atau dilakukan di waktu yang kurang tepat bisa mengganggu ritme tidur malam, sehingga tubuh tetap merasa lelah meski sudah beristirahat.

Rasa lelah di awal puasa merupakan hal yang normal dan menjadi bagian dari proses adaptasi tubuh. Perubahan pola makan, cairan, tidur, dan aktivitas memerlukan waktu untuk diseimbangkan kembali.

Dengan memahami penyebabnya, Anda bisa lebih bijak mengatur gaya hidup selama Ramadan, mulai dari memilih makanan bergizi, mencukupi cairan, hingga menjaga pola tidur. (*)

Editor : Miftahul Khair
#awal puasa #lapar #mudah lelah #tubuh #penyebab #lemas #Ramadan 2026