Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

J Trust Bank Perangi Krisis Iklim dengan Tanam 3.000 Mangrove

Miftahul Khair • Rabu, 6 November 2024 | 13:06 WIB
Para anak muda dan sejumlah perwakilan J Trust Bank melakukan penanaman mangrove di Tanjung Pasir Mangrove Center, Kabupaten Tangerang.
Para anak muda dan sejumlah perwakilan J Trust Bank melakukan penanaman mangrove di Tanjung Pasir Mangrove Center, Kabupaten Tangerang.

JAKARTA – Sekitar 65.000 anak muda dari berbagai penjuru Indonesia berkumpul dan berpartisipasi dalam Puncak Acara Aksi Muda Jaga Iklim (AMJI) 2024 yang diselenggarakan pada 26 Oktober lalu di 1.285 lokasi, dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-96. Aksi ini bertujuan untuk mendorong kesadaran dan aksi nyata dalam menghadapi dampak perubahan iklim melalui kegiatan lingkungan yang dilaksanakan di tingkat lokal.

AMJI 2024 yang digagas oleh Perhutani, Penjaga Laut, EcoDefender, dan Yayasan Econusa ini menjadi platform bagi generasi muda untuk menunjukkan komitmen mereka dalam menjaga kelestarian alam dan menciptakan perubahan positif.

Dalam acara tersebut, ribuan pemuda dari berbagai komunitas dan organisasi bergabung untuk menjalankan berbagai kegiatan pelestarian lingkungan, seperti penanaman pohon, aksi bersih-bersih, dan edukasi terkait perubahan iklim.

Salah satu kolaborator utama dalam AMJI 2024 adalah J Trust Bank, yang kembali berpartisipasi untuk kedua kalinya melalui kontribusi langsung di Tanjung Pasir Mangrove Center, Kabupaten Tangerang. Dalam kesempatan ini, relawan karyawan J Trust Bank turut menanam 3.000 bibit mangrove, menyemai 5.000 bibit mangrove tambahan, serta melakukan aksi bersih-bersih dan pemilahan sampah di sekitar area pesisir pantai.

Partisipasi J Trust Bank dalam AMJI 2024 ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk bertanggung jawab dalam upaya dekarbonisasi dan mendukung target Net Zero Emission Indonesia pada tahun 2050. Corporate Secretary Division Head J Trust Bank, Ridyawan Amnar, menyatakan, mangrove memiliki kemampuan menyerap karbon yang luar biasa, serta memainkan peran penting dalam menjaga ekosistem laut, pesisir, dan daratan.

“Karenanya, J Trust Bank mendukung capaian target Net Zero Emission Indonesia tahun 2050. Langkah sederhana namun berdampak yang kami lakukan salah satunya melalui penanaman mangrove,” ucapnya.

Mangrove yang ditanam pada kegiatan AMJI 2024 dipilih karena kemampuannya dalam menyerap karbon dioksida, yang menjadi salah satu faktor penting dalam mitigasi perubahan iklim. Selain itu, ekosistem mangrove juga berfungsi sebagai pelindung alam dari abrasi pantai dan habitat bagi berbagai jenis flora dan fauna.

Koordinator Nasional Penjaga Laut, Erwin Falufi Irianti, menekankan bahwa AMJI 2024 menjadi ruang bagi anak muda untuk melibatkan diri dalam gerakan pelestarian lingkungan. Menurut Erwin, banyak pemuda yang merasa khawatir tentang dampak perubahan iklim, namun mereka belum menemukan saluran yang tepat untuk bertindak bersama.

Para anak muda dan sejumlah perwakilan J Trust Bank melakukan penanaman mangrove di Tanjung Pasir Mangrove Center, Kabupaten Tangerang.
Para anak muda dan sejumlah perwakilan J Trust Bank melakukan penanaman mangrove di Tanjung Pasir Mangrove Center, Kabupaten Tangerang.

“Kami merasa perlu adanya aksi yang terus berkelanjutan dengan motor penggeraknya adalah anak-anak muda. AMJI juga mengedepankan isu lingkungan sekitar kita yang dapat disuarakan, melalui aksi nyata secara spesifik,” ujar Erwin.

AMJI 2024 mengundang partisipasi berbagai organisasi dan komunitas dari seluruh Indonesia untuk bersatu dalam upaya melawan krisis iklim. Tahun ini, sebanyak 85 komunitas dan organisasi bergabung, bersama dengan puluhan ribu relawan yang terdiri dari anak muda, pemerintah, sektor swasta, dan komunitas lokal.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan AMJI 2024, para relawan berhasil menanam lebih dari 42.000 bibit mangrove dan pohon di berbagai lokasi, termasuk di pesisir pantai dan kawasan hutan. Selain itu, lebih dari 115 tukik (anak penyu) berhasil dilepasliarkan ke habitat alami mereka, serta lebih dari 60 anakan koral diadopsi untuk dikembangkan dan dilindungi.

Berbagai kegiatan lingkungan lainnya, seperti penyemaian bibit, aksi bersih-bersih pantai, dan diskusi tentang efek pemanasan global, menunjukkan tingginya antusiasme dan kepedulian anak muda terhadap krisis iklim.

AMJI 2024 telah membuktikan bahwa gerakan kepedulian terhadap perubahan iklim tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau organisasi besar, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama yang dapat digerakkan oleh seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda.

Dengan aksi nyata yang dilakukan pada puncak acara ini, diharapkan kesadaran dan partisipasi masyarakat terhadap isu perubahan iklim semakin meningkat.

Melalui partisipasi AMJI 2024, anak-anak muda di Indonesia menunjukkan bahwa mereka siap mengambil peran dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mendorong perubahan positif bagi masa depan bumi.

Dengan semangat kolaborasi antara berbagai pihak, baik dari pemerintah, sektor swasta, maupun komunitas lokal, gerakan ini diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan dampak nyata dalam upaya bersama untuk menghadapi tantangan perubahan iklim yang semakin mendesak.

“AMJI 2024 bukan hanya sebuah acara, tetapi juga sebuah gerakan yang menginspirasi untuk terus bertindak demi bumi yang lebih baik, lebih hijau, dan lebih lestari,” pungkasnya. (ser)

Editor : Miftahul Khair
#Aksi Muda Jaga Iklim #Mangrove