Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Satgas Korpasgat Gagalkan Penyundupan 24 Botol Miras di Bandara Nabire, Barang Bukti Dimusnahkan

Hanif PP • Kamis, 13 November 2025 | 13:21 WIB
Petugas Bandara Douw Aturure Nabire memeriksa paket mencurigakan yang berisi minuman keras ilegal disamarkan dalam kemasan.
Petugas Bandara Douw Aturure Nabire memeriksa paket mencurigakan yang berisi minuman keras ilegal disamarkan dalam kemasan.

PONTIANAK POST — Personel Satgas Korpasgat bersama petugas Avsec Bandara Douw Aturure Nabire berhasil mengamankan 24 botol minuman keras (miras) yang disamarkan dalam botol minuman kemasan, Rabu (12/11/2025).

Kargo mencurigakan pertama kali terdeteksi saat pemeriksaan rutin menggunakan mesin X-Ray di terminal kargo. Paket terlihat seperti kardus minuman kemasan biasa, namun kejelian petugas membuat mereka memutuskan memeriksa isi paket secara fisik. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa botol-botol tersebut berisi cairan beralkohol. Barang bukti langsung diamankan untuk dimusnahkan sesuai prosedur. Pemeriksaan lebih lanjut mengungkap rencana pengiriman kargo ke Bandara Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.

Danpos Satgas Korpasgat Nabire, Lettu Pas Yudha Satria, menjelaskan bahwa penyelundupan minuman keras melalui jalur udara sering dilakukan dengan berbagai modus, termasuk menyamarkan isinya dalam botol minuman kemasan biasa. “Barang bukti ini telah diamankan dan akan dimusnahkan sesuai prosedur. Kami terus bekerja sama dengan petugas Avsec untuk memastikan setiap kargo diperiksa secara ketat,” ujarnya.

Peredaran minuman keras ilegal di Papua menjadi permasalahan serius yang memengaruhi tatanan sosial masyarakat, terutama terkait risiko kesehatan dan dampak negatif terhadap perilaku sosial. Pemeriksaan kargo di bandara sebagai salah satu jalur masuk wilayah menjadi langkah penting untuk menekan peredaran minuman keras ilegal, terutama di wilayah terpencil.

Keberhasilan ini mencerminkan sinergi antara Satgas Korpasgat dan petugas Avsec dalam melakukan pemeriksaan kargo dengan cermat. Proses pengamanan barang bukti turut disaksikan anggota Satgas Korpasgat dan petugas Avsec.

Pihak Bandara Douw Aturure mengimbau seluruh pengguna jasa penerbangan untuk tidak mencoba menyelundupkan barang terlarang. Setiap kargo akan melalui proses deteksi berlapis guna menjaga keamanan dan ketertiban di bandara serta wilayah Papua Tengah secara keseluruhan.(*)

Editor : Hanif
#botol miras #papua tengah #Satgas Korpasgat #bandara Nabire #petugas avsec #kemasan #barang bukti #penyelundupan