Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Gelombang Laut Hingga 6 Meter di Sejumlah Wilayah

Miftahul Khair • Kamis, 8 Januari 2026 | 14:59 WIB

Ilustrasi gelombang tinggi.
Ilustrasi gelombang tinggi.

PONTIANAK POST - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan disertai petir serta gelombang laut tinggi yang diprakirakan terjadi pada Kamis di sejumlah wilayah Indonesia.

Prakirawan cuaca BMKG, Lintang, menyampaikan melalui siaran daring bahwa hujan ringan berpeluang terjadi di berbagai kota, antara lain Banda Aceh, Padang, Bengkulu, Palembang, Pangkal Pinang, Tanjung Pinang, Tanjung Selor, Jambi, Semarang, Jakarta, Bandung, Surabaya, Denpasar, Mataram, Palu, Gorontalo, Manado, Ternate, Ambon, Sorong, Jayawijaya, Kendari, hingga Merauke.

Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang diprakirakan mengguyur Medan, Serang, Yogyakarta, Palangka Raya, Makassar, dan Merauke. Adapun potensi hujan lebat yang dapat disertai petir diprediksi terjadi di Pekanbaru, Bandar Lampung, Pontianak, Banjarmasin, Samarinda, Mamuju, serta Kupang.

BMKG juga mencatat kondisi cuaca berawan tebal hingga berkabut berpeluang melanda wilayah Nabire dan Manokwari.

Baca Juga: BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sungai Kapuas Awal Januari 2026

BMKG menjelaskan, kondisi tersebut dipengaruhi oleh kombinasi dinamika atmosfer, salah satunya keberadaan Siklon Tropis Jenna di Samudra Hindia barat daya Banten. Siklon ini diperkirakan meningkat menjadi kategori tiga dalam dua hari ke depan, dengan kecepatan angin mencapai 25 knot.

Tim Meteorologi BMKG mengonfirmasi bahwa fenomena ini berpotensi meningkatkan kecepatan angin dan memicu gelombang laut tinggi di sejumlah perairan Indonesia, dengan ketinggian mencapai enam meter pada periode 7 hingga 10 Januari 2026.

Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bertiup dari barat laut hingga timur laut dengan kecepatan 6–25 knot. Sementara di wilayah selatan, angin bergerak dari barat daya hingga barat laut dengan kecepatan serupa.

Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di perairan Morotai, Halmahera, Obi, Sanana, Taliabu, Kayoa, Kepulauan Loloda, Batang Dua, Ternate, Bacan, Teluk Weda, serta Kepulauan Halmahera dan Gebe.

Gelombang dengan ketinggian 2,5 hingga 4 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia selatan Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Bali, NTB, serta Laut Arafura bagian tengah dan timur, termasuk wilayah selatan Karimata bagian utara.

Baca Juga: Pontianak Hadapi Ancaman Banjir Rob, Masyarakat Diimbau Waspada Air Pasang Tinggi dan Hujan Deras

Sementara itu, gelombang sangat tinggi berkisar 4 hingga 6 meter diprakirakan terjadi di Laut Natuna Utara dan dinilai berisiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran. (*/ant)

Editor : Miftahul Khair
#gelombang laut tinggi #petir #Hujan Deras #Cuaca Ekstrem #bmkg #Prakiraan