Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Kereta Api Kalimantan Rel 2.772 Km PSN Lagi, Publik Berharap Tak Berakhir Sebagai Wacana

Khoiril Arif Ya'qob • Selasa, 2 Juni 2026 | 13:05 WIB
Ilustrasi kereta api jadi andalan distribusi material konstruksi. (ANTARA)
Ilustrasi kereta api jadi andalan distribusi material konstruksi. (ANTARA)

PONTIANAK POST - Pemerintah telah menetapkan proyek Kereta Api Trans Kalimantan ke dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN).

Jalur kereta sepanjang 2.772 kilometer yang dirancang akan menghubungkan Kalimantan Barat hingga Kalimantan Utara.

Hadirnya kereta api diharapkan dapat menjadi tulang punggung transportasi dan logistik di Pulau Kalimantan.

Baca Juga: Jaringan Kereta Api Kaltara Dipastikan Tanpa APBD dan APBN

Namun di tengah sikap optimis tersebut, sejumlah warganet masih menaruh keraguan dan berharap proyek ini tidak berhenti sebatas wacana.

Masuk Daftar PSN

Informasi mengenai proyek Kereta Api Trans Kalimantan kembali menjadi perhatian publik setelah diunggah akun Instagram Kaltimfolks pada (29/5).

Dalam unggahan disebutkan bahwa pemerintah kembali menetapkan proyek Kereta Api Trans Kalimantan sebagai bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN).

Jalur rel yang direncanakan membentang sepanjang 2.772 kilometer itu akan menghubungkan Singkawang, Kalimantan Barat hingga Tanjung Selor, Kalimantan Utara.

Baca Juga: Jika Rel Kereta Dibangun di Kalbar, Apa Dampak bagi Harga Barang? Ini Penjelasannya

Jika terealisasi, proyek ini akan menjadi salah satu jaringan kereta api terpanjang di Indonesia sekaligus membuka konektivitas baru antarprovinsi di Pulau Kalimantan.

Tak Hanya Angkut Penumpang

Tak hanya untuk transportasi penumpang, kereta api diproyeksikan mendukung distribusi berbagai komoditas unggulan di Kalimantan.

Mulai dari hasil perkebunan, pertambangan, hingga logistik industri yang selama ini masih bergantung pada angkutan jalan dan sungai.

Selain itu, jaringan kereta api juga diharapkan memperkuat akses menuju pelabuhan ekspor sehingga mempercepat laju barang dari kawasan produksi ke pasar nasional maupun internasional.

Tekan Biaya Logistik

Sejauh ini biaya logistik di Kalimantan masih menjadi salah satu tantangan utama dalam mendorong daya saing ekonomi daerah.

Kehadiran jaringan kereta api lintas provinsi diimani dapat menekan biaya distribusi barang, mempercepat mobilitas masyarakat, serta membuka pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di sepanjang jalur yang dilalui.

Baca Juga: Transportasi Sungai vs Kereta Api, Mana yang Lebih Efisien untuk Kalbar?

Pemerintah juga menargetkan proyek tersebut dapat mendukung pemerataan pembangunan dan mengurangi ketimpangan infrastruktur antara wilayah Jawa dan luar Jawa.

Warganet Sambut Antusias, Tapi Masih Skeptis

Meski membawa harapan besar, sebagian masyarakat masih meragukan realisasi proyek tersebut.

Di kolom komentar unggahan Kaltimfolks, akun Instagram @rizkyfitrarizal menuliskan komentar singkatnya yang sarat akan harapan.

“Smoga ga omon omon,” tulisnya.

Baca Juga: Pemprov Kalbar Dukung Penuh Rencana Proyek Kereta Api Kalimantan: Bisa Tekan Biaya Logistik hingga Hidupkan Industri dan Ekspor di Pelabuhan Kijing

Selain itu, akun lain @adi_riyadii_ juga turut menimpali.

“Masih ada yg percaya?” tulisnya disertai dengan emoticon tertawa.

Komentar tersebut boleh jadi adalah cerminan harapan publik yang menunggu bukti nyata.

Pasalnya, proyek Kereta Api Trans Kalimantan telah berkali-kali muncul dalam berbagai rencana pembangunan nasional selama bertahun-tahun.

Harapan Baru untuk Konektivitas Kalimantan

Masuknya kembali Kereta Api Trans Kalimantan ke dalam daftar PSN menjadi sinyal bahwa pemerintah masih perhatian terhadap pembangunan jaringan transportasi massal di Pulau Kalimantan.

Jika proyek tersebut benar-benar terealisasi, Kereta Api Trans Kalimantan berpotensi menjadi penggerak baru pertumbuhan ekonomi regional sekaligus memperkuat integrasi antarwilayah di pulau terbesar ketiga di dunia tersebut.

Namun hingga kini, publik masih menunggu kepastian mengenai tahapan pembangunan, skema pendanaan, serta jadwal pelaksanaan proyek yang telah lama dinantikan itu. (*)

Editor : Miftahul Khair
#konektivitas Kalimantan #kereta api kalimantan #infrastruktur Kalimantan #Proyek Strategis Nasional