Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Seskab: Magang Nasional Jadi Jembatan Fresh Graduate Masuk Dunia Kerja, Pendaftaran Dibuka Mulai 15 Juli

Uray Ronald • Senin, 29 Juni 2026 | 23:29 WIB
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (Antara)
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (Antara)

 

PONTIANAK POST - Program Magang Nasional (MagangHub) 2026 dinilai menjadi salah satu solusi pemerintah untuk mempercepat penyerapan fresh graduate ke dunia kerja. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan program tersebut dirancang agar lulusan perguruan tinggi dapat memperoleh pengalaman kerja sekaligus penghasilan segera setelah menyelesaikan pendidikan.

Pernyataan itu disampaikan Teddy dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (29/6). Pemerintah juga meningkatkan kuota peserta menjadi 150 ribu orang pada 2026, naik dari 100 ribu peserta pada tahun sebelumnya.

"Program ini juga merupakan jembatan nyata bagi mahasiswa yang baru lulus kuliah untuk dapat langsung bekerja dan langsung dapat memperoleh penghasilan,” kata Seskab Teddy dilansir Antara.

Baca Juga: Program Magang Nasional 2026 Tawarkan Gaji Rp3,5-6 Juta, Peluang Jadi Pegawai Tetap

Pemerintah Ingin Lulusan Baru Cepat Masuk Industri

Menurut Teddy, pemerintah masih menghadapi tantangan besar dalam mempercepat penyerapan angkatan kerja muda ke dunia industri.

Karena itu, Program Magang Nasional yang mulai dijalankan sejak tahun lalu menjadi salah satu arahan Presiden Prabowo Subianto untuk membantu lulusan perguruan tinggi memperoleh pengalaman kerja.

“Jadi intinya adalah mahasiswa-mahasiswa yang sudah lulus kuliah, khususnya S1, itu bisa langsung magang-bekerja selama enam bulan,” kata Teddy.

Peserta juga memperoleh uang saku yang disesuaikan dengan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di lokasi penempatan.

“Kemudian mendapatkan penghasilan (uang saku) yang signifikan, di antara Rp3,5 juta sampai bahkan ada yang Rp6 juta, tergantung lokasi mereka bekerja, karena sesuai upah minimum kabupaten/kota tempat mereka bekerja,” imbuhnya.

Baca Juga: Program Magang Nasional Dibuka Lagi, Kuota Naik Jadi 150 Ribu Peserta

Data BPS menunjukkan lulusan perguruan tinggi masih menghadapi tantangan memasuki pasar kerja. Pada Februari 2025,

Tingkat Pengangguran Terbuka lulusan D4/S1/S2/S3 tercatat sebesar 6,23 persen, sehingga program seperti Magang Nasional diharapkan menjadi jembatan untuk meningkatkan pengalaman kerja dan memperbesar peluang direkrut perusahaan.

Kuota Naik Menjadi 150 Ribu Peserta

Teddy mengatakan pelaksanaan Magang Nasional pada 2025 mendapat antusiasme tinggi dari lulusan perguruan tinggi.

Karena itu, pemerintah memperluas kuota menjadi 150 ribu peserta pada 2026 agar semakin banyak lulusan yang memperoleh kesempatan memasuki dunia kerja.

“Jadi mudah-mudahan program ini akan semakin besar, karena tahun lalu (kuota peserta) 100 ribu (orang) dan tahun ini 150 ribu (orang), bisa langsung dirasakan oleh para alumni-alumni universitas,” ujar Seskab Teddy.

Baca Juga: Tiga Sektor Jadi Penyerap Terbanyak Peserta Magang Nasional, 30 Persen Peserta Langsung Dapat Tawaran Kerja

Pendaftaran Dibuka Mulai 15 Juli

Pada batch pertama, pemerintah menyediakan kuota sebanyak 50 ribu peserta.

Pendaftaran dibuka pada 15-28 Juli, sementara perusahaan mitra memiliki waktu hingga 15 Juli untuk mendaftarkan diri dan melalui proses verifikasi sebagai penyelenggara magang.

Setelah pendaftaran ditutup, peserta akan menjalani proses seleksi pada 29 Juli hingga 5 Agustus.

Hasil seleksi diumumkan pada 7 Agustus, sedangkan pelaksanaan Magang Nasional batch I dimulai pada 10 Agustus.

Membuka Jalan dari Kampus ke Dunia Kerja

Bagi banyak lulusan baru, memperoleh pekerjaan pertama sering menjadi tantangan karena minim pengalaman kerja.

Program Magang Nasional diharapkan menjadi jembatan yang mempertemukan kebutuhan industri dengan kompetensi lulusan perguruan tinggi, sehingga transisi dari bangku kuliah ke dunia profesional dapat berlangsung lebih cepat.

Editor : Uray Ronald
#Magang Nasional 2026 #MagangHub #Teddy Indra Wijaya #dunia kerja #fresh graduate