Pertamina Perkuat Pemberdayaan UMKM Lewat Rumah BUMN, Perluas Akses Pasar dan Dorong Transformasi Digital Pelaku Usaha Lokal

Basilius Andreas Gas • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 14:33 WIB
UMKM binaan Pertamina dalam program Rumah BUMN di Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah (ANTARA/HO-Pertamina)
UMKM binaan Pertamina dalam program Rumah BUMN di Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah (ANTARA/HO-Pertamina)

PONTIANAK POST- PT Pertamina (Persero) terus memperkuat pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui program Rumah BUMN dengan memberikan pendampingan berkelanjutan, memperluas akses pasar, serta mendorong transformasi digital agar pelaku usaha semakin mandiri dan berdaya saing.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron mengatakan Rumah BUMN menjadi salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam membantu UMKM meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperkuat daya saing di tengah perkembangan ekonomi digital.

Program tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan 13 UMKM binaan Rumah BUMN Kabupaten Tojo Una-Una, Sulawesi Tengah, dalam bazar Jambore Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah.

"Pertamina tidak hanya membuka ruang promosi, tetapi juga mendampingi UMKM agar mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas jaringan pemasaran, serta beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital," ujar Baron dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Senin.

Buka Peluang Pasar Produk Lokal

Kegiatan yang berlangsung di Desa Labuan, Kecamatan Ratolindo, Kabupaten Tojo Una-Una, itu menjadi ajang promosi bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan berbagai produk pangan olahan dan kuliner unggulan kepada masyarakat maupun peserta jambore yang berasal dari 12 kabupaten di Sulawesi Tengah.

Selain memperluas jaringan pemasaran, Rumah BUMN Pertamina juga mendorong pelaku usaha memanfaatkan sistem pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing UMKM sekaligus mempercepat adaptasi terhadap perkembangan ekonomi digital.

Menurut Baron, penguatan sektor UMKM juga sejalan dengan arah kebijakan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif melalui pengembangan kewirausahaan, penciptaan lapangan kerja berkualitas, dan penguatan industri kreatif.

Melalui pembinaan yang berkelanjutan, Pertamina terus mendorong UMKM binaannya agar mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas akses pasar, serta memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.

Pelaku UMKM Rasakan Manfaat Pendampingan

Pelaku UMKM binaan mengaku memperoleh manfaat dari berbagai program pendampingan yang dijalankan Rumah BUMN Pertamina. Salah satunya disampaikan pemilik Kopi Tanambi, Imran Mulyadi, yang menilai pembinaan tersebut membantu meningkatkan kapasitas usaha sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas.

"Rumah BUMN Tojo Una-Una telah memberikan banyak dukungan bagi pelaku UMKM, mulai dari promosi, pendampingan pameran, pembukaan peluang usaha, hingga pengembangan kemasan dan peningkatan kapasitas. Pendamping Rumah BUMN benar-benar serius membina kami agar usaha terus berkembang," ujar Imran. (ant)

Editor : Basilius Andreas Gas
Sumber : Antara
teknologi digital Akses pasar UMKM Pertamina Rumah BUMN