PONTIANAK POST — IKN di Hari Kemerdekaan ke-81 tidak hanya semarak dengan upacara bendera. Sebanyak sekitar 3.500 orang mengikuti upacara di Plaza Seremoni IKN, Senin (17/8), sementara puluhan investor yang telah melakukan groundbreaking turut diundang untuk melihat perkembangan pembangunan ibu kota baru tersebut.
Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono bertindak sebagai inspektur upacara. Ia mengenakan pakaian adat Kutai Kartanegara saat memimpin upacara.
Perayaan kemerdekaan di Nusantara juga diisi Pekan Olahraga dan Seni Nusantara (Porsentara), penanaman pohon, karnaval kebudayaan, Merdeka Night Run, hingga Merdeka Vaganza.
Puluhan Investor Hadir di Tengah Perayaan Kemerdekaan
Otorita IKN mengundang sejumlah investor yang telah memulai pembangunan di Nusantara. Kehadiran mereka menjadi bagian dari upaya memperkuat keterlibatan sektor swasta dalam pengembangan IKN.
Basuki mengatakan Otorita IKN terus mendorong agar proyek investasi dapat berjalan lebih cepat. Fasilitasi diberikan kepada investor, termasuk dalam mendukung kebutuhan mereka selama proses pembangunan berlangsung.
“Kalau investor sudah ada, kita fasilitasi. Kita bahkan menampung orang-orang mereka di sini supaya pembangunan mereka cepat,” kata Basuki seusai upacara pengibaran bendera.
Menurut Basuki, sejumlah proyek investasi swasta kini telah masuk berbagai sektor. Mulai dari hunian dan kawasan komersial hingga fasilitas pariwisata.
Apartemen Mulai Dipesan
Salah satu investasi yang disebut Basuki berasal dari Starbright dengan nilai sekitar Rp1,25 triliun. Proyek tersebut mengembangkan hunian apartemen di kawasan IKN.
Basuki menyebut lebih dari 100 unit apartemen yang dikembangkan perusahaan tersebut telah dipesan. Angka tersebut menjadi salah satu indikator mulai terbentuknya permintaan terhadap hunian di kawasan Nusantara.
Selain itu, terdapat investasi dari Korea Selatan dengan nilai sekitar Rp2,5 triliun. Pengusaha Siswono Yudosodo juga menyiapkan kawasan hunian seluas 139 hektare di belakang Istana Negara IKN.
Kawasan tersebut merupakan bagian dari rencana pengembangan sekitar 300 hektare. Area itu juga direncanakan mencakup pembangunan lapangan golf.
Taman Safari hingga Bioskop Disiapkan
Pengembangan fasilitas di IKN tidak hanya menyasar kebutuhan hunian. Sejumlah fasilitas komersial dan hiburan juga mulai disiapkan untuk mendukung terbentuknya kehidupan perkotaan di Nusantara.
Taman Safari, misalnya, masih berada dalam tahap desain. Sementara Indobox direncanakan menghadirkan bioskop dan kafe.
Fasilitas tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada November 2026. Kehadiran ruang hiburan dan rekreasi diharapkan melengkapi kawasan IKN seiring bertambahnya aktivitas masyarakat dan pekerja.
Rangkaian Perayaan Habiskan Rp2 Miliar
Di luar investasi swasta, perayaan HUT ke-81 RI di IKN juga menggunakan anggaran Otorita IKN. Basuki mengatakan total anggaran untuk seluruh rangkaian kegiatan mencapai sekitar Rp2 miliar lebih.
Sebagian besar anggaran digunakan untuk kebutuhan upacara, termasuk persiapan sarana dan prasarana pertunjukan seni.
“Kalau untuk Porsentara kami agak kecil, tapi yang untuk upacara, tari kolosal, kan pasti kami harus menyiapkan sarana dan prasarananya,” ujarnya.
Basuki mengatakan sejumlah kebutuhan dalam rangkaian perayaan juga mendapat dukungan sponsor dan mitra pembangunan. Salah satunya Bank Mandiri yang memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan.
Perayaan Kemerdekaan dan Wajah Baru IKN
Rangkaian HUT ke-81 RI di IKN memperlihatkan dua agenda yang berjalan bersamaan. Di satu sisi, Nusantara menjadi lokasi perayaan kemerdekaan dengan ribuan peserta; di sisi lain, pembangunan kawasan terus didorong melalui masuknya investasi swasta.
Hunian, kawasan komersial, fasilitas hiburan, dan pariwisata menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem perkotaan di IKN. Tantangannya adalah memastikan berbagai proyek tersebut benar-benar bergerak dari tahap rencana menuju pembangunan dan memberikan aktivitas ekonomi nyata di Nusantara.
Editor : Aristono Edi Kiswantoro