PONTIANAK POST - Boston Celtics tampil di bawah level mereka saat menjamu tim tamu Atlanta Hawks di TD Garden kemarin. Tim asuhan Joe Mazzulla takluk lewat overtime dengan skor 115-119. Tampil tanpa duo big man andalan Al Horford dan Kristaps Porzingis yang menepi karena cedera, Celtics jadi bulan-bulanan Hawks di paint area. Point in the paint tim asuhan Quin Snyder unggul jauh mencapai 60-42 atas tuan rumah.
Lebih dari itu, akurasi tembakan Celtics jauh di bawah level mereka musim ini. Jayson Tatum cs hanya mampu membukukan field goal 38,5 persen (40-104). Padahal, mereka punya rata-rata field goal 46 persen sepanjang musim ini.
Point guard Hawks Trae Young jadi mimpi buruk tuan rumah. Dia menjadi donatur utama tim tamu dengan raihan 28 poin plus 12 assists. Satu pemain Hawks lain yang sanggup menembus 20 angka lebih adalah guard Dyson Daniels dengan raihan 23 poin.
Pemain berusia 21 tahun itu juga mengeksekusi poin krusial di ujung babak overtime. Saat itu, jump shoot yang dia lakukan membuat Hawks memperlebar jarak dengan sisa pertandingan satu menit 17 detik untuk mengubah laga menjadi 116-113. “Apa yang dia (Daniels) lakukan menginspirasi rekan-rekan setimnya. Dia membuat tim ini lebih dihargai,” ucap Quin Snyder, head coach Hawks dilansir ESPN.
Meski takluk, Mazzulla tetap mengapresiasi performa anak asuhnya. Menurutnya Tatum cs memperlihatkan daya juang sampai akhir meski turun dengan beberapa pemain kunci yang cedera.
“Kami tidak ada rasa takut sama sekali. Itu memang yang harus diperlihatkan di setiap pertandingan. Sprit harus tetap ada. Dan itu sangat tampak di laga ini. Untuk menang atau kalah semua terus berproses,” ucap Mazzulla. (irr/bas)
Editor : A'an