PONTIANAK POST - Manchester City akan menjamu Newcastle United di pekan ke-25 Premier League, malam nanti. The Citizens wajib menang untuk mengobati frustrasi Pep Guardiola.
Pertandingan tengah pekan menghadapi Real Madrid memang menyisakan kekecewaan bagi sang pelatih. Unggul dua kali lewat gol Erling Haaland, mereka malah kalah di menit-menit akhir.
Drama menit akhir bukanlah hal baru bagi City ketika mereka berhadapan dengan Madrid. Namun, tetap saja, ini siklus baru dan Guardiola mengatakan ada rasa frustrasi yang besar setelah kekalahan 2-3 di leg pertama play-off Liga Champions itu.
Bagi Guardiola, mereka sudah terlalu sering mengalami nasib buruk seperti itu musim ini. Memimpin lebih dulu dan tampil bagus kemudian membiarkan lawan bangkit di akhir laga.
“Itu terlalu sering terjadi musim ini. Dalam banyak pertandingan, itu terjadi, melawan Feyernoord, Sporting Lisbon, Brentford di Liga Premier, Manchester United, banyak pertandingan,” keluh Guardiola di situs The Citizens.
Juru taktik Spanyol itu menegaskan, mereka harus mengoreksi diri. “Kami harus melihat diri kami sendiri dan pada level ini, itu sangat sulit. Ini bukan pertama kalinya, sayangnya itu terjadi berkali-kali dan itulah mengapa itu sangat sulit,” tegasnya.
Sang pelatih mengklaim mereka sebenarnya melakukan banyak hal baik. Namun, mereka perlu konsisten sepanjang pertandingan. Khususnya dalam hal pengambilan keputusan. “Banyak hal dapat ditingkatkan. Kami tidak mampu bersikap solid dalam pengambilan keputusan di saat-saat tertentu,” tegas Guardiola mengingatkan anak asuhnya.
Ruben Dias sementara itu menegaskan mereka punya segalanya untuk memenangkan pertandingan. Akan tetapi, mereka perlu lebih percaya diri di setiap pertandingan. “Di tim ini, jika kami cukup percaya pada diri sendiri dan jika kami cukup yakin bahwa kami akan menang, kami bisa melakukan segalanya. Dan kami memiliki cukup kekuatan untuk melakukan apa pun,” ujarnya di situs City.
Bertolak belakang dengan City, Newcastle United datang ke Etihad Stadium dengan kepercayaan diri sangat bagus. Itu setelah mereka mencatatkan hasil-hasil positif belakangan ini.
Setelah mengalahkan Arsenal dan lolos final Carabao Cup, anak asuh Eddie Howe menekuk Birmingham City di putaran keempat Piala FA. Dan mengingat bahwa laga ini adalah pertarungan langsung empat besar, Howe memastikan fokus The Magpies akan terjaga.
Menurut Howe, mereka hanya berpikir tentang pertandingan terdekat dan tidak ingin terganggu pemikiran soal laga lain, termasuk final kontra Liverpool di Carabao Cup yang digelar Maret nanti. “Kami harus fokus pada apa yang ada di depan kami,” tegasnya di situs Newcastle.
Untuk laga ini, selain Rodri, Manchester City juga diragukan bisa memainkan Jack Grealish, Manuel Akanji, Oscar Bobb, dan Nico Gonzalez. Tapi Nathan Ake sudah kembali dari cedera dan bisa menjadi opsi lain di pertahanan mereka.
Pep akan mempertimbangkan apakah akan tetap memainkan John Stones di lini tengah atau memberikan kesempatan ke pemain yang memang berposisi asli sebagai gelandang. Sedangkan Jeremy Doku, Savinho, Omar Marmoush dan Phil Foden akan bersaing di posisi sayap.
Newcastle sementara itu dipastikan tanpa Jamaal Lascelles dan Harvey Barnes. Mereka juga punya kekhawatiran pada kebugaran Anthony Gordon, Joelinton, Sven Botman,dan Dan Burn. Namun, pilar lain seperti Fabian Schar, Lewis Hall, Sandro Tonali, Jacob Murphy, dan Alexander Isak semuanya siap tempur. (amr)
Prakiraan pemain
Manchester City (4-2-3-1): Ortega; Nunes, Dias, Ake, Gvardiol; Gonzalez, Kovacic; Savinho, Foden, Marmoush; Haaland
Newcastle United (4-3-3): Dubravka; Livramento, Botman, Schar, Hall; Tonali, Guimaraes, Joelinton; Murphy, Isak, Gordon
Head to head
28/09/24 Newcastle 1-1 Manchester City
17/03/24 Manchester City 2-0 Newcastle
14/01/24 Newcastle 2-3 Manchester City
28/09/23 Newcastle 1-0 Manchester City
20/08/23 Manchester City 1-0 Newcastle
Editor : Miftahul Khair