Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Indonesia Juara BAMTC 2025 Usai Kalahkan China 3-1

A'an • Senin, 17 Februari 2025 | 10:41 WIB

 

MENANG: Ganda putra Indonesia Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin saat melawan ganda Malaysia Man Wei Chong/Kai Wun Tee pada pertandingan grup B Kejuaraan BAMTC 2025, di Conson Gymnasium, (13/02).
MENANG: Ganda putra Indonesia Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin saat melawan ganda Malaysia Man Wei Chong/Kai Wun Tee pada pertandingan grup B Kejuaraan BAMTC 2025, di Conson Gymnasium, (13/02).

PONTIANAK POST - Indonesia memastikan gelar juara Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Campuran Asia (BAMTC) 2025 setelah mengalahkan China dengan skor 3-1 pada final di Conson Gymnasium, Qingdao, China, Minggu (16/2).

Kemenangan Merah Putih dipastikan ganda putra Muhammad Shohibul Fikri/Daniel Marthin yang mengalahkan Chen Xu Jun/Huang Di dua gim langsung 21-15, 21-9 pada partai keempat.

Kemenangan Fikri/Daniel pun sekaligus sejarah bagi Indonesia yang untuk kali pertama sejak 2017 mampu menjadi tim terbaik di kejuaraan beregu campuran Benua Kuning tersebut. Pencapaian terbaik Indonesia sebelumnya adalah menjejak semifinal atau meraih perunggu bersama Hong Kong pada BAMTC edisi 2019.

Adapun pada final BAMTC 2025, Indonesia meraih poin pertama melalui ganda campuran Rinov Rivaldy/Siti Fadia Silva Ramadhanti yang mengalahkan pasangan China Gao Jia Xuan/Wu Meng Ying dua gim langsung 21-11, 21-13.

Kemudian tunggal putra Alwi Farhan kembali menunjukkan performa apik dengan menyumbang poin kedua. Pebulu tangkis 19 tahun mengalahkan Hu Zhe An dua gim langsung 21-15, 21-13. China sempat memperkecil ketertinggalan setelah tunggal Indonesia Putri Kusuma Wardani kalah dari Xu Wen Jing dengan skor 12-21, 13-21. Selain itu, giliran Fikri/Daniel yang tampil apik sekaligus membuat Indonesia mengukir sejarah dengan meraih gelar perdana di BAMTC.

 

Alwi Torehkan Rekor Sempurna

Sukses Indonesia merahh gelar juara Badminton Asia Mixed Team Championships (BAMTC) 2025, tak lepas dari kontribusi besar Alwi Farhan. Pemain binaan PB Exist itu mencatatkan rekor sempurna di BAMTC.

Total, dari empat kali penampilan, Alwi mencatatkan empat kemenangan, yakni melawan atlet Hongkong Ng Ka Long (21-12, 18-21, 21-19) di fase grup, menundukkan wakil Taiwan Lee Chia Hao (21-16, 21-23, 21-11) di perempatfinal, dan mengalahkan pebulutangkis Thailand Panitchaphon Teeraratsakul (21-13, 21-18) di semifinal.

Terakhir, pebulutangkis kelahiran Surakarta itu menundukkan wakil Tiongkok Hu Zhe An di babak final dengan straight game (21-15, 21-13). "Pasti senang rasanya. Saya berhasil menunjukkan karakter bertanding kita, Indonesia. Untuk menjadi pemenang atau juara," ujar Alwi.

Hu Zhe An tampaknya bakal menjadi rival bagi Alwi di masa mendatang. Sebab, keduanya sama-sama atlet di bawah 20 tahun. Sejauh ini, mereka sudah bertemu lima kali. Hasilnya, Alwi menang empat kali dan satu kekalahan. Empat pertemuan sebelumnya terjadi di ajang junior.

Alwi melihat Hu Zhe An sebagai pemain yang potensial dan memiliki perkembangan yang bagus. Alwi memang selalu memantau perkembangan Hu. "Tahun lalu dia bisa mencapai final Kings Cup dan itu menjadi tamparan motivasi untuk berlatih lebih keras lagi. Tapi ini bagus melihat persaingan seperti ini, jadi saya tahu kekurangan saya di mana," ungkapnya.

 

Putri KW Tak Mampu Keluar Tekanan

Sementara itu, pemain tunggal putri Indonesia Putri Kusuma Wardani harus mengakui ketangguhan wakil China Xu Wen Jing setelah kalah pada laga ketiga final Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Campuran Asia (BAMCT) 2025. Putri mengaku gugup dan sulit keluar dari tekanan. Hasilnya dia menyerah dalam laga yang berlangsung di Conson Gymnasium, Qingdao, China, Minggu (16/2), dengan skor 12-21, 13-21.

"Saya pelan-pelan mengurangi ketegangan. Apalagi tim juga sudah bermain cukup baik sebelumnya," kata Putri usai laga dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta. Selain itu, lanjut Putri, lawan juga bermain baik dan mengusai jalannya pertandingan.

"Saya tidak bisa keluar dari ritme dan pola main lawan, akhirnya banyak mati sendiri di rally. Saya akui hari ini permainan saya sangat kurang baik. Saya meminta maaf untuk tim karena tidak berhasil menyumbang poin. Semoga di pertandingan selanjutnya, bisa memenangkan laga dan menjadi juara," kata Putri.(ant/raf/bas)

Editor : A'an
#indonesia juara #BAMTC