PONTIANAK POST - Persiapan menghadapi turnamen besar tak selalu berjalan mulus. Situasi itulah yang sedang dihadapi tim nasional voli putra Indonesia menjelang tampil di AVC Men's Cup 2026 di Ahmedabad, India.
Dilansir dari Jawapos, Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) menunjuk Toiran Gonzales Reidel sebagai pelatih sementara timnas voli putra Indonesia untuk menghadapi AVC Men's Cup 2026 yang berlangsung pada 20–28 Juni.
Keputusan tersebut diambil karena pelatih kepala timnas, Sergio Veloso, belum dapat mendampingi tim akibat proses visa kerja yang masih belum rampung.
Baca Juga: SKB Sengkubang dan Antam Antibar Juarai Turnamen Bola Voli Pordezon I BAI Cup 2026
Sergio Veloso Terkendala Visa Kerja
Wakil Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PBVSI, Loudry Maspaitella, menjelaskan bahwa kendala administrasi membuat Veloso belum bisa memenuhi persyaratan keberangkatan.
Menurut Loudry, batas akhir pengumpulan dokumen ke Kedutaan Besar India telah berakhir pada awal pekan ini, sementara visa kerja Veloso masih dalam proses penyelesaian.
Baca Juga: Susana Herpena Dorong Bola Voli Menjadi Olahraga Kebanggaan Kabupaten Sanggau
"Visa kerjanya belum jadi, sementara hari Senin kemarin merupakan batas akhir dari Kedutaan India agar seluruh dokumen sudah diterima," ujar Loudry dalam keterangan tertulis.
PBVSI Jaga Persiapan Tim Tetap Optimal
Kondisi tersebut membuat PBVSI harus segera mengambil langkah agar persiapan tim nasional tidak terganggu menjelang turnamen.
Penunjukan Toiran Gonzales Reidel sebagai pelatih sementara diharapkan dapat menjaga program latihan dan kesiapan tim tetap berjalan sesuai rencana.
Baca Juga: Bupati Ketapang Buka Turnamen Voli Antardesa dalam HUT ke-16 Pengatapan Raya
AVC Men's Cup 2026 menjadi ajang penting bagi Indonesia karena tim Merah Putih akan menghadapi sejumlah negara kuat Asia.
Turnamen ini juga menjadi kesempatan bagi tim nasional untuk mengukur kemampuan sekaligus meningkatkan daya saing di level kontinental.
Dengan waktu persiapan yang semakin dekat, PBVSI memilih memastikan tim tetap fokus menghadapi kompetisi meski pelatih kepala belum dapat bergabung akibat kendala visa kerja. (*)
Editor : Chairunnisya