Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Pebalap Muda Astra Honda Nyaris Podium di Mandalika, Semangat Juang Tak Terbendung

Aristono Edi Kiswantoro • Jumat, 10 Oktober 2025 | 01:22 WIB

 

Pebalap muda binaan Astra Honda tampil garang di IATC Mandalika 2025. Davino Britani finis keempat, nyaris podium, sementara Nelson dan Alvaro tampil solid.
Pebalap muda binaan Astra Honda tampil garang di IATC Mandalika 2025. Davino Britani finis keempat, nyaris podium, sementara Nelson dan Alvaro tampil solid.

PONTIANAK POST – Para pebalap muda Indonesia binaan PT Astra Honda Motor (AHM) tampil garang di putaran kelima Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) 2025 di Sirkuit Pertamina Mandalika, Lombok, akhir pekan lalu (4–5 Oktober).

Meski belum berhasil naik podium, mereka mencuri perhatian publik dengan performa impresif dan semangat pantang menyerah di hadapan ribuan pendukung tanah air.

Pebalap muda Davino Britani menjadi sorotan utama usai finis keempat di race pertama, hanya terpaut setengah detik dari pemenang.

Hasil ini menjadi capaian terbaiknya musim ini. Alvaro Mahendra menuntaskan balapan di posisi ke-10 setelah start dari grid ke-18, sementara Nelson Cairoli Ardheniansyah finis ke-12 — catatan terbaiknya sejak seri pembuka di Thailand.

Pada balapan kedua, persaingan makin sengit. Davino dan Bintang Pranata Sukma langsung merangsek ke enam besar, namun insiden di lap 11 membuat Davino dan Alvaro gagal finis. Nelson menjadi satu-satunya pebalap Astra Honda yang menyentuh garis akhir di posisi ke-10.

“Saya senang bisa kembali ke posisi top ten. Tapi masih banyak yang perlu saya perbaiki untuk seri Sepang nanti,” ujar Nelson.

Sementara Muhammad Badly Ayatullah, yang sebelumnya konsisten di papan atas klasemen, harus absen karena kondisi kurang fit usai terjatuh saat kualifikasi. Meski begitu, semangatnya tetap membara.

“Masih ada 50 poin di seri terakhir Sepang. Saya akan berjuang habis-habisan demi finis di tiga besar klasemen,” tegasnya.

Menurut Andy Wijaya, General Manager Marketing Planning & Analysis AHM, hasil di Mandalika menunjukkan keberhasilan sistem pembinaan jangka panjang AHM yang bukan hanya fokus pada teknik, tetapi juga mental dan karakter.

“Kami bangga melihat mereka berani dan terus belajar di setiap lap. Dukungan masyarakat dan komunitas Honda menjadi energi luar biasa bagi mereka,” ujarnya.

Program pembinaan berjenjang AHM melalui Astra Honda Racing School (AHRS), Asia Talent Cup, Thailand Talent Cup, hingga FIM JuniorGP terus melahirkan pebalap muda Indonesia yang menembus level Asia dan dunia. Mandalika menjadi bukti nyata komitmen AHM dalam mewujudkan mimpi besar anak bangsa di dunia balap internasional. **

 

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#mandalika #balap #Astra Honda #podium