PONTIANAK POST - SUV premium tidak selalu ditujukan untuk menjelajah medan berat.
Itulah alasan BMW memilih tidak menjadikan kemampuan off-road sebagai fokus utama saat mengembangkan BMW X5 generasi terbaru.
Dilansir dari Motor1, menurut laporan BMWBlog, BMW menilai sebagian besar pemilik X5 lebih banyak menggunakan kendaraan tersebut di jalan raya dibandingkan jalur ekstrem.
Pernyataan itu disampaikan Senior Vice President BMW untuk Luxury Class, Alpina, dan Rolls-Royce, Philip Koehn, saat peluncuran BMW X5 terbaru.
"Peningkatan kemampuan melibas medan off-road bukan menjadi fokus utama pengembangan X5, mengingat karakter kendaraan ini bukan sebagai SUV khusus medan berat. Namun, kami berhasil meningkatkan kemampuannya di berbagai sisi. Ini kemungkinan merupakan X5 dengan kemampuan terbaik yang pernah kami hadirkan."
X5 Tetap Mampu Melibas Medan Berat
Meski peningkatan kemampuan off-road bukan prioritas, BMW menegaskan X5 terbaru tetap menjadi model paling mumpuni yang pernah mereka buat.
Generasi sebelumnya bahkan sempat menawarkan Off-Road Package yang berisi suspensi udara, diferensial belakang dengan pengunci, pelindung kolong kendaraan, serta ban segala medan.
Paket tersebut membuat BMW X5 memiliki kemampuan melintasi medan berat yang lebih baik dibanding kebutuhan sebagian besar pemiliknya.
BMW juga memiliki lintasan off-road di Spartanburg Performance Driving School yang digunakan untuk menunjukkan kemampuan X5 saat menghadapi berbagai rintangan.
BMW Diduga Siapkan SUV Off-Road Khusus
Ada alasan lain mengapa BMW tidak lagi mengejar peningkatan kemampuan off-road pada X5.
Produsen asal Jerman itu dikabarkan sedang mengembangkan SUV baru yang memang dirancang khusus untuk penggunaan off-road.
Model tersebut disebut-sebut akan menjadi pesaing Land Rover Defender dan Mercedes-Benz G-Class.
Proyek tersebut saat ini dikenal dengan kode internal G74, meski nama resmi untuk versi produksinya masih belum diketahui.
Masih Menunggu Lampu Hijau Produksi
Hingga kini BMW belum memastikan apakah proyek SUV off-road tersebut telah memperoleh persetujuan untuk diproduksi massal.
Apabila mendapatkan lampu hijau, model tersebut diperkirakan meluncur pada 2029, dengan debut perdana kemungkinan dilakukan pada akhir 2028.
Baca Juga: Alexander Wilyo Raih Penghargaan IMI Kalbar, Bukti Dukungan Besar untuk Otomotif Daerah
Sementara itu, BMW X5 terbaru tetap mempertahankan karakter sebagai SUV premium yang mengutamakan kenyamanan, performa, dan kemampuan serbaguna tanpa harus menjadi kendaraan off-road ekstrem. (*)
Editor : Chairunnisya