PONTIANAK POST - Pabrikan Italia, Aprilia Racing, kembali membuktikan daya magis label MotoGP mereka.
Motor edisi spesial Aprilia X 250th langsung ludes hanya dalam 14 hari setelah diperkenalkan pada seri MotoGP Amerika Serikat di Austin.
Model berbasis RSV4 itu diluncurkan pada 27 Maret dalam balapan MotoGP Austin, mengusung livery bintang dan garis khas Amerika Serikat untuk merayakan 250 tahun penandatanganan Deklarasi Kemerdekaan AS.
Aprilia menyebut X 250th sebagai motor pertama dan satu-satunya di dunia yang menggunakan rem carbon-carbon, teknologi yang diadopsi langsung dari motor MotoGP mereka.
Dalam keterangan resminya, Aprilia mengeklaim X 250th “memberikan performa dan rasa pengereman yang sebanding dengan RS-GP yang dikendarai Marco Bezzecchi dan Jorge Martin”.
Selain sistem pengereman eksotis tersebut, motor ini juga mendapat pembaruan aerodinamika agar semakin mendekati spesifikasi motor balap MotoGP.
Aprilia hanya memproduksi 30 unit secara global. Setiap unit dibanderol 150 ribu dolar AS atau sekitar Rp2,4 miliar (kurs Rp16.000). Seluruhnya resmi terjual habis dalam waktu dua pekan.
CEO Aprilia, Massimo Rivola, menegaskan pencapaian tersebut menjadi bukti eksklusivitas lini X.
“Merek ‘X’ terus memantapkan diri sebagai salah satu ekspresi paling eksklusif dan diinginkan dari Aprilia Racing,” ujar Rivola.
Ia menambahkan, “Motor-motor ini sekaligus menjadi barang koleksi dan alat bagi pengendara yang sadar bahwa mereka bisa merasakan sensasi berkendara yang sangat dekat dengan MotoGP."
"Mengumumkan sold-out hanya dua minggu setelah peluncuran adalah demonstrasi nyata kekuatan dan keunikan permata sejati ini,” kata Rivola.
Seri X sendiri dimulai pada 2019 lewat RSV4 X, kemudian berlanjut dengan Tuono X (2020), RSV4 X Trenta (2022), RSV4 X ex3ma (2024), hingga RSV4 X-GP (2025).
Kesuksesan X 250th juga selaras dengan performa Aprilia di lintasan.
Baca Juga: Jorge Martin Ungkap Teknik Rahasia Aprilia yang Bikin Ducati Kalah Telak di MotoGP 2026
Musim MotoGP 2026 dibuka dominan oleh Marco Bezzecchi yang menyapu bersih tiga grand prix pertama dan memperpanjang tren kemenangan menjadi lima balapan beruntun.
Bersama Jorge Martin, Aprilia kini memimpin klasemen pebalap, tim, dan konstruktor.
Motor Rp2,4 miliar itu pun bukan sekadar pajangan garasi, melainkan simbol dominasi Aprilia dari trek balap ke jalan raya. (*)
Editor : Budi Miank