PONTIANAK POST - Test rider KTM, Dani Pedrosa, menegaskan bahwa keputusan pabrikan Austria tersebut untuk mengembangkan motor MotoGP yang lebih mengarah pada karakter Pedro Acosta adalah langkah alami dalam dunia balap.
Menurutnya, ketika satu pembalap tampil dominan, arah pengembangan motor akan mengikuti kekuatan pembalap tersebut.
Pedro Acosta saat ini menjadi andalan utama KTM di MotoGP 2026.
Baca Juga: Rekor Beruntun Bezzecchi Masih Diragukan, Bom Sebut Rider Aprilia Itu Bukan Super Talent MotoGP
Pembalap Spanyol berusia 21 tahun itu duduk di posisi ketiga klasemen sementara dan sempat mencetak sejarah sebagai pembalap KTM pertama yang memimpin klasemen dunia usai seri pembuka di Thailand.
Sementara itu, rekan setimnya seperti Enea Bastianini masih tertahan di posisi ke-11.
Pedrosa menilai kesenjangan performa tersebut bukan semata karena motor, melainkan kualitas Acosta sendiri.
“Banyak kredit atas hasil ini harus diberikan kepada Pedro. Bukan hanya musim ini, tetapi sejak paruh kedua musim lalu dia sudah konsisten jadi pembalap terbaik KTM dan rutin naik podium,” ujarnya dalam video promosi Pont Grup.
Baca Juga: Prediksi MotoGP Jerez 2026: Pakar Ramal Marquez Rebut Kemenangan di Sirkuit Jerez
Ia menjelaskan, ketika seorang pembalap berada di barisan depan dan bersaing memperebutkan kemenangan, maka evolusi motor secara alami akan bergerak ke arah gaya balapnya.
“Saat pembalap bertarung untuk podium dan kemenangan, motor akan berkembang mengikuti arah itu. Detail-detail penyempurnaan biasanya lebih fokus pada kekuatan Pedro,” kata Pedrosa.
Legenda MotoGP itu menambahkan bahwa ada dua aspek pengembangan motor.
Pertama, kata dia, pengembangan struktural yang bermanfaat bagi seluruh pembalap.
Kemudian, penyempurnaan teknis seperti sasis, swingarm, atau tingkat kekakuan motor yang lebih spesifik dan cenderung mengikuti pembalap terdepan.
Sebelumnya, Bastianini sempat meminta KTM agar tidak terlalu memusatkan pengembangan pada satu pembalap saja.
Namun Pedrosa menilai situasi tersebut wajar dalam dinamika tim pabrikan.
Baca Juga: Aprilia Dominasi Awal MotoGP 2026, Ducati Kini Berisiko Terima Konsesi Pertama dalam Sejarah
Acosta sendiri menyatakan bahwa rekan-rekannya seharusnya bisa mengambil manfaat dari performanya.
“Ketika melihat pembalap lain dengan motor yang sama lebih cepat, kamu akan mengikuti arah itu juga,” ujarnya.
"Lebih baik tetap tenang dengan set-up yang sudah bekerja baik, daripada terus mengubah banyak hal sampai akhirnya bingung sendiri."(*)
Editor : Budi Miank