Ia menilai peran media saat ini jauh lebih luas. Bukan saja dalam melaporkan peristiwa atau pemberitaan, tapi juga dapat ikut mempererat hubungan antara dua negara bertetangga seperti Indonesia dengan Malaysia. "Di kesempatan ini, saya bagi pihak Konsulat Malaysia ingin menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada semua, bapak dan selaku praktisi media yang telah banyak membantu Konsulat Malaysia dalam mempromosikan, membuat liputan atas aktivitas-aktivitas Konsulat Malaysia, khususnya di Kalbar pada tahun 2022 yang lalu," ungkapnya.
Peran media massa dalam menyampaikan informasi terkini dan benar kepada masyarakat menurutnya sangat penting. Dalam hal ini, ia merasa sangat terbantu dalam mempromosikan hubungan dua negara Malaysia-Indonesia, khususnya Sarawak-Kalbar, terkait berbagai isu dan aspek. Mulai dari pendidikan, sosial, kesehatan dan wisata, dan sebagainya. "Dimana hal itu telah membantu meningkatkan ekonomi antar kedua negara," katanya.
Salah satunya Azizul mencontohkan, pihak media di Kalbar telah banyak membantu konsulat membuat liputan acara Sambutan Ulang Tahun Hubungan Diplomatik ke-65 Malaysia-Indonesia yang diadakan di Ayani Mall, Museum Kalbar, dan Studio TVRI, selama empat hari pada 25-28 November 2022 lalu.
Dalam acara tersebut telah dilaksanakan berbagai kegiatan seperti pameran pariwisata dan rumah sakit, serta pendidikan dan kebudayaan Malaysia. Termasuk juga demonstrasi masakan Malaysia, juga lomba mewarna dan melukis poster hubungan diplomatik Malaysia-Indonesia oleh anak-anak pelajar SD, SMP, dan SMA. Selain itu, ada juga acara demonstrasi lukisan dan penyerahan lukisan hubungan diplomatik Malaysia-Indonesia oleh Dosen dari Malaysia. Serta dialog publik sambutan Ulang Tahun Hubungan Diplomatik ke-65 Malaysia-Indonesia oleh dosen UNIMAS, Untan, dan konsulat yang ditayangkan secara langsung di TVRI. "Alhamdulillah, melalui bantuan pihak media, program (acara) itu telah sukses menarik ramai pengunjung, dan mencapai tujuannya," pungkas dia.(bar) Editor : Misbahul Munir S