Adapun gerakan yang digagas oleh Pengurus Yayasan Masjid Raya Mujahidin itu, dilaksanakan karena usia sajadah masjid tersebut yang sudah cukup lama. Dari sejak masjid tersebut dipugar dan diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo pada 2015, hingga saat ini sajadah di sana belum pernah diganti yang baru.
"Saya ingin sampaikan terkait wakaf sajadah, jadi dari diresmikan sampai sekarang belum pernah diganti. Kemudian, kami bersama pengurus berinisiatif untuk menggantinya. Yang ada nanti akan dihibahkan ke masjid-masjid yang membutuhkan. Hal ini baik, apalagi berbagi di bulan Ramadan. Berbagi dari yang memiliki kelebihan kepada yang membutuhkan," ungkapnya.
Midji menyebutkan total biaya yang diperlukan untuk itu mencapai sekitar Rp2 miliar. Sedangkan untuk pemeliharan gedung, tahun ini Pemprov Kalbar telah mengalokasikan Rp2,5 miliar. Untuk membantu biaya pemeliharaan bangunan masjid yang menjadi salah satu ikon, serta kebanggaan bagi umat muslim yang ada di Kalbar.
"Insyallah kami yang diamanatkan untuk menjadi pengurus masjid ini, akan berusaha semaksimal mungkin meningkatkan kualitas infrastruktur serta layanan masjid," ucapnya. (bar/r) Editor : Misbahul Munir S