Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Mengenal Harimau, Spesies Kucing Terbesar yang Masih Ada

Syahriani Siregar • Senin, 29 Juli 2024 | 17:48 WIB

Ilustrasi harimau.
Ilustrasi harimau.
HARI ini, dunia mengingat harimau dalam sebuah hari khusus yakni Hari Harimau Internasional.

Begitu instimewanya spesies binatang buas yang satu ini, sehingga dicetuskan sebuah hari khusus buatnya.

Seperti apakah hewan harimau ini, begitu penjelasannya yang kami rangkum dari berbagai sumber.

Harimau (Panthera tigris) merupakan spesies kucing terbesar yang masih hidup dari genus Panthera.

Memiliki ciri loreng yang khas pada bulunya, berupa garis-garis vertikal gelap pada bulu oranye, dengan bulu bagian bawah berwarna putih.

Merupakan pemangsa puncak, terutama memangsa ungulata seperti rusa dan babi hutan.

Terlahir sebagai hewan teritorial dan umumnya merupakan pemangsa soliter yang penyendiri, tetapi tetap memiliki sisi sosial.

Harimau tinggal di area-area yang berdekatan, untuk mendukung kebutuhan makanan dan membesarkan keturunannya.

Anak harimau tinggal bersama ibu mereka selama sekitar dua tahun, kemudian akan hidup mandiri dan meninggalkan daerah jelajah ibu mereka untuk membangun rumah mereka sendiri.

Harimau kali pertama dideskripsikan secara ilmiah pada 1758 dan pernah tersebar luas dari Kawasan Anatolia Timur di barat hingga lembah Sungai Amur di timur.

Harimau juga ditemukan di daerah selatan kaki pegunungan Himalaya hingga ke Bali.

Sejak awal abad ke-20, populasi harimau terus menurun hingga 93 persen dan mengalami kepunahan di Asia Barat, Asia Tengah, serta di Pulau Jawa dan Bali.

Harimau juga dinyatakan punah di sebagian besar wilayah Asia Tenggara, Asia Selatan, dan Tiongkok.

Kini, jangkauan harimau terfragmentasi, membentang dari kawasan hutan beriklim sedang di Siberia hingga hutan subtropis dan tropis di anak benua India, Indocina, dan Sumatra.

Menurut situs Nasional Geographic Indonesia, hewan ini terbagi menjadi sembilan subspesies yang tersebar di Asia, mulai dari daratan Turki hingga ke Rusia dan Indonesia.

Namun dari jumlah tersebut hanya tersisa enam subspesies harimau saja di dunia, di mana tiga subspesiesnya berada di Indonesia.

Ironisnya, dari tiga subspecies tersebut, hanya tertinggal satu spesies yang masih bisa dijumpai yakni Harimau Sumatra (Panthera tigris sumatrae).

Sementara dua subspesies lainnya yakni harimau Bali (Panthera tigris balica) dan harimau Jawa (Panthera tigris sondaica), dinyatakan telah punah.

Harimau Bali dinyatakan punah pada 1937, sementara Harimau Jawa sekitar 1972. Bagaimana dengan Harimau Sumatra? Spesies ini sendiri dilaporkan hanya terdapat sekitar 400 ekor di alam bebas.

Saat ini, harimau sumatera termasuk jenis terancam punah dengan status Kritis oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN).

Di Indonesia, satwa ini dilindungi dibawah Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya dan Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa. (ote)

Editor : Syahriani Siregar
#harimau #spesies #Panthera Tigris #binatang buas