PONTIANAK - Pernahkah anda melihat seorang pengendara sepada motor atau mobil yang nyelonong di bundaran?
Terkadang hal itu seringkali membuat anda kesal. Hal tersebut biasanya dikarenakan tidak semua pengendara tahu bagaimana aturan yang benar saat melewati bundaran.
Lantas bagaimana aturan yang benar saat melewati bundaran? Pontianak Post mencoba mendalami hal itu lewat artikel ini.
Baca Juga: Gelar Deklarasi, Norsan-Krisantus Diusung PDIP, PPP dan Hanura
Bundaran, atau yang sering disebut juga sebagai bundaran lalu lintas, adalah bagian penting dari infrastruktur jalan yang berfungsi untuk mengatur arus kendaraan.
Dalam konteks keselamatan berkendara, memahami cara kerja dan fungsi bundaran sangat penting untuk mengurangi risiko kecelakaan serta menjaga kelancaran lalu lintas.
Di Indonesia, bundaran telah menjadi salah satu solusi dalam manajemen lalu lintas di kota-kota besar maupun di kawasan tertentu yang memiliki volume kendaraan tinggi.
Oleh karena itu, pengemudi perlu memahami peraturan dan etika berkendara di bundaran agar tercipta kondisi berkendara yang aman dan nyaman.
Baca Juga: Peringati Harjad Polwan ke-76, Polres Sintang Gelar Kegiatan Goes To School
Fungsi Bundaran dalam Manajemen Lalu Lintas
Bundaran dirancang untuk mengendalikan aliran kendaraan di pertemuan jalan-jalan utama, sehingga meminimalisir potensi kecelakaan akibat perpotongan langsung antara arus kendaraan. Fungsi utama bundaran adalah:
Mengurangi Kecepatan:
Bundaran memaksa pengendara untuk mengurangi kecepatan saat memasuki dan keluar dari bundaran, sehingga mengurangi risiko kecelakaan.
Mengatur Arus Lalu Lintas:
Dengan arus kendaraan yang bergerak melingkar, bundaran membantu mengatur aliran lalu lintas dan mencegah kemacetan yang sering terjadi di persimpangan biasa.
Meningkatkan Keselamatan:
Bundaran mengurangi titik-titik konflik (conflict points) di persimpangan, seperti persimpangan T atau persimpangan silang (crossroads), yang biasanya memiliki tingkat kecelakaan lebih tinggi.
Baca Juga: Rofi – Sabib Daftar ke KPU Sambas, Ajak Berjuang Menangkan Sambas Bermarwah
Peraturan Lalu Lintas di Bundaran
Menurut Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, bundaran termasuk dalam kategori persimpangan yang harus dipatuhi oleh setiap pengendara.
Pasal 106 ayat (4) menyebutkan bahwa pengemudi harus memberikan prioritas kepada kendaraan yang sudah berada di dalam bundaran.
Ini berarti, pengemudi yang hendak memasuki bundaran harus memberikan jalan kepada kendaraan yang sudah lebih dahulu berada di dalam lingkaran bundaran.
Selain itu, dalam Peraturan Pemerintah No. 79 Tahun 2013 tentang Jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, disebutkan bahwa bundaran merupakan salah satu metode pengendalian lalu lintas yang bertujuan untuk meningkatkan keselamatan dan efisiensi pergerakan lalu lintas di persimpangan.
Tata Cara Berkendara di Bundaran
Untuk memastikan keselamatan di bundaran, pengemudi perlu memahami tata cara berkendara yang benar, antara lain:
Mengurangi Kecepatan: Pengemudi harus mulai mengurangi kecepatan sebelum memasuki bundaran.
Memeriksa Lalu Lintas: Sebelum masuk ke bundaran, pastikan tidak ada kendaraan lain di dalam bundaran yang menjadi prioritas.
Menggunakan Lampu Isyarat: Selalu gunakan lampu sein saat akan keluar dari bundaran untuk memberi isyarat kepada pengendara lain.
Bergerak Melingkar: Di dalam bundaran, kendaraan harus bergerak melingkar sesuai arah jarum jam, kecuali dinyatakan sebaliknya oleh rambu lalu lintas.
Jaga Jarak: Selalu jaga jarak aman dengan kendaraan di depan untuk menghindari tabrakan mendadak.
Pentingnya Edukasi Masyarakat tentang Bundaran
Kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai fungsi dan aturan bundaran masih perlu ditingkatkan. Kampanye keselamatan berkendara, baik oleh pemerintah maupun lembaga swadaya masyarakat, harus terus digalakkan untuk mengedukasi para pengendara tentang pentingnya mengikuti aturan lalu lintas, khususnya yang berkaitan dengan bundaran. Dengan demikian, diharapkan angka kecelakaan di jalan dapat diminimalisir.
Memahami fungsi bundaran bukan hanya tentang mengetahui cara melintasi bundaran dengan aman, tetapi juga tentang mematuhi peraturan yang berlaku demi keselamatan bersama.
Sebagai pengendara yang bertanggung jawab, sangat penting untuk terus meningkatkan kesadaran akan keselamatan berkendara, termasuk dalam memahami fungsi dan tata cara berkendara di bundaran.
Dengan disiplin dan kesadaran yang tinggi, kita dapat menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih aman dan nyaman bagi semua pengguna jalan.(mif)
Editor : Miftahul Khair