SIAPA tak mengenal Steve Irwin, pemerhati lingkungan asal Australia yang kerap bersentuhan dengan hewan-hewan buas dalam acara reality yang ditayangkannya.
Dia dijuluki sebagai pemburu buaya lantaran memandu acara televise berjudul The Crocodile Hunter, dengan semangatnya yang meluap-luap terhadap binatang dan pengalamannya yang mencengangkan dengan makhluk berbahaya.
Namun petualangannya berakhir pada 4 September 2006 atau 18 tahun yang lalu, setelah diserang oleh seekor ikan pari ketika sedang melakukan syuting di Great Barrier Reef.
Situs allthatsinteresting.com, menceritakan bahwa pada 4 September 2006, Steve Irwin dan kru filmnya menuju ke Great Barrier Reef untuk memfilmkan serial baru berjudul Ocean's Deadliest.
Lebih dari seminggu setelah syuting, Irwin dan krunya awalnya berencana untuk syuting adegan bersama hiu macan. Namun ketika mereka tidak dapat menemukannya, mereka memilih ikan pari selebar delapan kaki, untuk proyek terpisah sebetulnya.
Rencananya Irwin akan berenang mendekati hewan tersebut dan meminta kamera menangkap momen saat hewan tersebut berenang menjauh. Tidak ada yang bisa meramalkan kecelakaan laut yang mengerikan yang akan terjadi selanjutnya.
Alih-alih berenang menjauh, ikan pari itu malah bersandar di depannya dan mulai menusuk Irwin dengan durinya, bahkan memukulnya beberapa kali di dada.
Juru kamera Justin Lyons memastikan duri dari ikan parti tersebut menembus dada Irwin seperti pisau panas menembus mentega. Lyons tidak menyadari betapa parahnya cedera Irwin sampai dia melihatnya berlumuran darah. Dia segera membawa Irwin kembali ke perahu.
Irwin sempat berucap kepada Lyons bahwa paru-parunya tertusuk. Namun, Lyons yakin jika duri tersebut sebenarnya telah menusuk jantung rekannya tersebut.
Dia meyakini bahwa ikan pari tersebut telah menyebabkan banyak kerusakan pada jantung Irwin, sehingga hanya sedikit yang bisa dilakukan untuk menyelamatkannya. Penjaga kebun binatang kelahiran 22 February 1962 tersebut meninggal saat usianya baru 44 tahun ketika itu.
Baca Juga: Pijak Tanah Aceh, Masyarakat Serbu Veddriq Leonardo Untuk Berswafoto
Lyons berpendapat jika ikan pari tersebut bisa saja mengira bayangan Steve adalah hiu macan, yang memakannya secara teratur, sehingga menjadi agresif dan menyerangnya. Lyons sendiri mendapat perintah dari Irwin agar segala sesuatu yang terjadi padanya harus dicatat. Maka kematiannya yang mengerikan dan berbagai upaya untuk menyelamatkannya semuanya tertangkap kamera. Rekaman itu segera diserahkan kepada pihak berwenang untuk ditinjau.
Ketika disimpulkan bahwa kematian Irwin adalah kecelakaan tragis, video tersebut dikembalikan ke keluarga Irwin, yang kemudian mengatakan bahwa rekaman kematian tersebut telah dimusnahkan.
Setelah kematian Steve Irwin, Perdana Menteri Australia saat itu menawarkan untuk mengadakan pemakaman kenegaraan untuk mendiang. Meskipun keluarga menolak tawaran tersebut, para penggemar segera bergegas ke Kebun Binatang Australia, di mana mereka meninggalkan bunga dan pesan belasungkawa untuk menghormatinya.(ote)
Editor : Miftahul Khair