PONTIANAK - Jamur di dinding seringkali menjadi masalah di rumah, terutama di area yang lembap seperti kamar mandi, dapur, atau basement.
Selain mengganggu estetika, organisme yang termasuk ke dalam kingdom Fungi ini juga bisa menjadi ancaman kesehatan karena dapat memicu alergi hingga masalah pernapasan.
Walaupun sudah dibersihkan, seringkali muncul kembali jika tidak ditangani dengan benar.
Namun, Anda tak perlu khawatir. Dilansir dari The Spruce, ada cara efektif untuk membersihkan jamur di dinding dan mencegahnya tumbuh kembali.
Berikut langkah-langkah praktis untuk mengatasinya dengan mudah agar terlihat bersih dan bebas dari bahaya kesehatan.
- Siapkan Bahan-Bahan Pembersih
Menurut The Spruce, bahan-bahan sederhana yang bisa digunakan untuk membersihkan jamur di dinding antara lain:
- Cuka putih: Cuka memiliki sifat asam yang efektif.
- Baking soda: Dikenal sebagai agen pembersih alami, baking soda juga membantu menghilangkan bau.
- Pemutih (bleach): Untuk area yang lebih parah, pemutih dapat membantu membasmi lebih efektif.
- Air hangat: Air hangat membantu meluruhkan dengan lebih mudah.
- Spons atau kain lap: Untuk menggosok dinding.
- Botol semprot: Mempermudah pengaplikasian cairan pembersih ke permukaan dinding.
- Gunakan Cuka
Cuka putih adalah pilihan yang sangat efektif dan aman untuk membersihkan jamur pada dinding.
Caranya cukup mudah, yaitu dengan memasukkan cuka ke dalam botol semprot tanpa mencampurnya dengan air.
Semprotkan cuka secara langsung pada bagian dinding yang berjamur, lalu diamkan sekitar 1 jam agar cuka bekerja menghancurkannya.
Setelah itu, gosok permukaan dinding menggunakan spons atau kain lap untuk mengangkat sisa jamur sudah dilunakkan.
- Bersihkan dengan Baking Soda untuk Hasil Maksimal
Untuk hasil yang lebih bersih, Anda bisa menggunakan baking soda sebagai langkah tambahan.
Baking soda tidak hanya efektif membersihkan, tetapi juga membantu menghilangkan bau lembap yang sering ditimbulkan.
Campurkan satu sendok teh baking soda dengan air dalam botol semprot, lalu kocok hingga larut.
Semprotkan larutan ini pada area yang sudah dibersihkan sebelumnya dan gosok lagi dengan kain bersih.
Setelah itu, bilas dengan air dan keringkan permukaan dinding dengan lap kering.
- Gunakan Pemutih untuk Area yang Parah
Jika sudah menyebar luas atau menempel kuat di permukaan dinding, gunakan pemutih (bleach) sebagai solusi terakhir.
Namun, hati-hati dalam penggunaannya karena pemutih adalah bahan kimia yang cukup keras.
Campurkan satu bagian pemutih dengan tiga bagian air, lalu semprotkan atau aplikasikan ke area berjamur menggunakan spons.
Diamkan beberapa menit, lalu gosok hingga semua bagian terangkat. Pastikan ruangan memiliki ventilasi yang baik selama penggunaan pemutih, karena bau dan uapnya cukup kuat.
- Keringkan Dinding dengan Baik
Setelah membersihkan jamur, sangat penting untuk memastikan dinding benar-benar kering.
Gunakan kain lap kering untuk mengelap permukaan dinding dan jika memungkinkan, arahkan kipas angin ke area yang dibersihkan untuk mempercepat proses pengeringan.
Organisme tumbuh di tempat yang lembap, sehingga menjaga dinding tetap kering adalah salah satu cara terbaik mencegahnya muncul kembali.
- Tips Mencegah Munculnya Jamur di Dinding
Setelah dinding bersih, ada baiknya melakukan beberapa langkah pencegahan agar tidak cepat muncul lagi:
- Ventilasi yang baik: Pastikan sirkulasi udara lancar di ruangan, terutama di area yang cenderung lembap seperti kamar mandi.
- Dehumidifier: Gunakan dehumidifier untuk mengurangi kelembapan udara di rumah.
- Bersihkan secara berkala: Rajin membersihkan dinding, terutama setelah terkena air, akan membantu menjaga kebersihan dan mencegah munculnya jamur.
- Gunakan cat anti-jamur: Bila memungkinkan, lapisi dinding dengan cat yang memiliki formula anti-jamur untuk perlindungan ekstra.
Membersihkan jamur di dinding rumah tidaklah sulit jika menggunakan bahan dan langkah yang tepat.
Seperti yang disarankan oleh The Spruce, cuka, baking soda, dan pemutih adalah pilihan pembersih efektif yang bisa ditemukan di rumah.
Tidak hanya membersihkan, cara ini juga membantu mencegahnya muncul kembali.
Dengan ruangan yang bersih dan bebas jamur, suasana rumah menjadi lebih nyaman dan sehat bagi seluruh anggota keluarga. (mif)
Editor : Miftahul Khair