PONTIANAK POST - Dapur modern kini tak hanya soal fungsi, tetapi juga kenyamanan dan estetika.
Salah satu elemen yang makin sering hadir adalah kitchen island, yakni meja tambahan yang tak sekadar mempercantik, tetapi juga memaksimalkan aktivitas memasak sehari-hari.
Apa itu kitchen island dan fungsinya?
Menurut Nathanael Billy Basar, founder studio interior Satu Ruang, kitchen island berfungsi sebagai area kerja tambahan, ruang penyimpanan, sekaligus tempat makan.
"Karena ukurannya yang cen derung lebih lebar dari kabinet dapur, kitchen island bisa dipakai untuk menyiapkan bahan ma sakan, menyimpan peralatan, bahkan menjadi meja makan santai," jelasnya, dikutip dari Jawapos.
Baca Juga: Tips Memilih Warna Cat Dinding agar Rumah Terasa Lebih Homey
Siapa yang cocok menggunakan kitchen island?
Kitchen island cocok untuk berbagai tipe dapur, selama ruang yang tersedia memadai. Tidak ada aturan baku, namun desain ini ideal bagi pemilik rumah yang ingin dapur lebih multifungsi dan terorganisasi.
Di mana kitchen island bisa diterapkan?
Kitchen island dapat digunakan di berbagai jenis dapur, termasuk dapur minimalis yang terhubung langsung dengan ruang keluarga.
Bahkan, elemen ini bisa berfungsi sebagai pembatas alami antara dua area tersebut.
Kapan kitchen island dianggap ideal digunakan?
Kitchen island dapat diterapkan kapan saja selama memenuhi syarat jarak ruang gerak.
"Selama ada space jalan sekitar 100–120 cm antara kabinet dan island, itu masih ideal," kata Billy.
Jarak ini penting untuk memastikan aktivitas di dapur tetap nyaman.
Mengapa kitchen island semakin populer?
Selain menambah area penyimpanan, kitchen island juga meningkatkan kenyamanan alur kerja di dapur. Secara visual, kehadirannya memberikan kesan rapi dan mewah.
Baca Juga: Tips Memilih Rak Piring yang Tepat untuk Dapur Anda
Tak hanya itu, desainnya fleksibel dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan penghuni rumah.
Bagaimana memilih desain dan material yang tepat?
Model kitchen island tidak harus selalu lurus.
"Banyak juga yang dibuat model L, terutama di rumahrumah minimalis yang ruangannya langsung terhubung ke ruang keluarga. Dengan bentuk L, kitchen island bisa menyatu dengan kabinet tanpa mengganggu estetika ruangan," ujarnya.
Baca Juga: Tips Menyimpan Bumbu Dapur agar Tidak Menggumpal dan Tahan Lama
Dari sisi biaya, kitchen island umumnya lebih mahal dibanding kabinet biasa. Hal ini karena kedua sisinya di la minasi agar tampil menarik dari berbagai sudut. Ukuran juga turut memengaruhi harga.
Untuk material, pemilihan sangat bergantung pada fungsi. Jika terdapat area basah seperti sink, penggunaan PVC disarankan karena tahan air dan anti-rayap.
Sementara untuk area kering, material multiplex sudah memadai. Top table sebaiknya menggunakan bahan yang kuat dan mudah dibersihkan.
"Fungsinya bisa disesuaikan kebutuhan. Ada yang untuk cuci piring, ada yang sebagai meja makan, atau tempat kerja. Bahkan bisa didesain extendable untuk acara pesta," katanya.
Baca Juga: Transformasi Dapur Anda dengan Kompor Tanam: 6 Tips Memilih yang Tepat
Pencahayaan juga tak kalah penting. Gunakan spotlight atau lampu gantung dengan jarak ideal 80–100 cm dari permukaan meja agar area kitchen island tampil lebih menonjol. B
Billy me nekankan agar kitchen island dilengkapi storage tambahan dan menggunakan material top table yang berkualitas. ’’Pilih desain yang sesuai konsep supaya tidak cepat bosan,” lanjutnya. (*)
Editor : Chairunnisya