Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Katedral Berarsitektur Barok hingga Rumah Kelahiran Komponis Legendaris Menjadi Ikon Kota Salzburg

Silvina • Jumat, 10 Juli 2026 | 13:27 WIB
Kota Tua Salzburg (DOK WIKIPEDIA)
Pemandangan Kota Tua Salzburg (DOK WIKIPEDIA)

 

PONTIANAK POST – Kota Tua Salzburg di Austria bukan hanya dikenal karena benteng dan alun-alun bersejarahnya. Kawasan yang telah diakui sebagai salah satu kota tua paling terawat di Eropa ini juga memiliki gereja megah, jalan-jalan klasik, hingga rumah kelahiran komponis legendaris Wolfgang Amadeus Mozart.

Menurut Syafaruddin Daeng Usman, peminat kajian sejarah dari Kalimantan Barat, berbagai bangunan bersejarah di Salzburg masih dipertahankan dalam bentuk aslinya. Sehingga semuanya  menghadirkan suasana Eropa klasik yang autentik.

Katedral Salzburg, Ikon Kota Bergaya Barok

Baca Juga: Mengenal Kota Tua Salzburg Austria, Destinasi Bersejarah dengan Kastel Megah dan Panorama Alpen

Salah satu bangunan paling terkenal di Kota Tua Salzburg adalah Katedral Salzburg atau Salzburger Dom.Gereja bergaya Barok yang rampung dibangun pada 1657 ini menjadi salah satu landmark utama kota sekaligus tujuan wisata sejarah dan religi.

Keunikan katedral ini terletak pada tiga pintu besar di bagian depannya. Menurut Syafaruddin Daeng Usman, masing-masing pintu melambangkan kesetiaan, cinta, dan harapan, tiga nilai yang menjadi simbol penting dalam tradisi gereja.

Tak hanya bagian luar yang megah, interior Salzburger Dom juga dipenuhi ornamen artistik bergaya Barok yang memperlihatkan kemegahan seni arsitektur Eropa pada abad ke-17.

Baca Juga: Kahlenberg dan Danube di Austria, Jejak Sejarah yang Melahirkan Lagu Abadi Dunia

Getreidegasse, Jalan Bersejarah yang Membawa Wisatawan ke Masa Lampau

Daya tarik lain Kota Tua Salzburg adalah Getreidegasse, jalan utama yang menjadi salah satu kawasan paling terkenal di kota tersebut.

Menyusuri jalan berbatu ini menghadirkan pengalaman seolah kembali ke masa lalu. Di sepanjang jalan berdiri bangunan-bangunan tua yang masih terawat dengan baik dan tetap mempertahankan bentuk aslinya.

Baca Juga: Menyusuri Sejarah Besar Austria di Museum Wien Stadt yang Terasa Begitu Mistis

Lantai dasar bangunan dimanfaatkan sebagai toko, restoran, kafe, museum, galeri seni, hingga bank. Sementara bagian atas digunakan sebagai hunian, penginapan, maupun perkantoran.

Keaslian kawasan ini semakin terasa melalui papan-papan nama toko yang dibuat dari logam dengan desain klasik. Detail-detail tersebut menjadi ciri khas Getreidegasse yang terus dipertahankan selama ratusan tahun.

Rumah Kelahiran Mozart Masih Berdiri Kokoh

Baca Juga: Mahasiswa Indonesia Meninggal Saat Dampingi Kunjungan Kerja Pejabat di Austria

Salzburg juga identik dengan nama Wolfgang Amadeus Mozart, salah satu komponis terbesar dalam sejarah musik klasik dunia.

Mozart lahir pada 27 Januari 1756 di sebuah rumah yang berada di Getreidegasse. Bangunan bercat kuning itu hingga kini masih berdiri kokoh dan difungsikan sebagai museum.

Di bagian depan bangunan terpampang tulisan Mozart Geburtshaus, yang berarti "Rumah Kelahiran Mozart". Museum tersebut menjadi salah satu destinasi paling ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai negara yang ingin mengenal lebih dekat kehidupan awal sang maestro musik.

Baca Juga: Menelusuri Jejak Migran Indonesia di Belanda yang Kini Jadi Masyarakat Multikultural

Peninggalan Sejarah yang Tetap Dirawat

Menurut Syafaruddin Daeng Usman, di dekat pintu masuk museum juga terdapat plakat tembaga bertuliskan dalam bahasa Jerman yang menjelaskan Wolfgang Amadeus Mozart lahir di rumah tersebut pada 27 Januari 1756.

Keberadaan rumah kelahiran Mozart yang tetap dipelihara hingga sekarang menunjukkan besarnya perhatian masyarakat Austria terhadap pelestarian warisan sejarah.

Baca Juga: Museum Louvre Paris, Saksi Bisu Ribuan Tahun Sejarah yang Masih Memikat Dunia

Bangunan itu bukan sekadar objek wisata, melainkan simbol penghormatan terhadap tokoh besar yang telah memberikan pengaruh luar biasa bagi perkembangan musik dunia.

Kota Tua Salzburg Menjadi Contoh Pelestarian Warisan Budaya

Bagi Syafaruddin Daeng Usman, Kota Tua Salzburg memperlihatkan bagaimana bangunan bersejarah dapat tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Baca Juga: Bukan Sekadar Hotel, Bangunan Bersejarah di Paris Ini Melahirkan Mahakarya Dunia

Alih-alih diubah menjadi bangunan modern, kawasan ini mempertahankan karakter arsitektur aslinya sekaligus dimanfaatkan sebagai pusat aktivitas masyarakat.

Perpaduan antara katedral bersejarah, jalan klasik Getreidegasse, rumah kelahiran Mozart, serta bangunan-bangunan tua yang masih berfungsi menjadikan Salzburg sebagai salah satu contoh terbaik pelestarian warisan budaya di Eropa. Tidak mengherankan jika kota ini terus menjadi destinasi favorit wisatawan yang ingin menikmati sejarah, seni, dan arsitektur dalam satu perjalanan.

 

Editor : Silvina
#kota tua #salzburg asutria #katedral berasitektur barok #komponis legendaris #ikota kota