Panduan Merawat Tanaman Snake Plant untuk Pemula agar Tumbuh Sehat dan Subur di Rumah

Miftahul Khair • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 16:24 WIB
Ilustrasi cara merawat tanaman snake plant untuk pemula. (YOUTUBE/@SheffieldMadePlants)
Ilustrasi cara merawat tanaman snake plant untuk pemula. (YOUTUBE/@SheffieldMadePlants)

PONTIANAK POST – Tanaman Snake Plant atau Lidah mertua (Dracaena trifasciata) termasuk tanaman hias yang banyak dipilih untuk menghiasi bagian dalam rumah. Tanaman ini dikenal memiliki daya tahan yang baik dan mampu beradaptasi pada kondisi ruangan dengan pencahayaan terbatas.

Selain relatif mudah dirawat, lidah mertua juga memiliki bentuk daun yang khas. Daunnya tumbuh memanjang, tebal, dan cenderung tegak sehingga dapat menjadi elemen dekoratif untuk berbagai sudut hunian.

Mengutip MarthaStewart.com, lidah mertua hadir dalam beragam kultivar dengan bentuk dan corak daun yang berbeda. Meski demikian, kebutuhan dasar untuk merawat berbagai jenis tanaman ini pada dasarnya tidak jauh berbeda sehingga cukup ramah bagi pemula.

Baca Juga: Panduan Lengkap Cara Merawat Tanaman Snake Plant Supaya Bisa Berbunga Cantik dan Sangat Harum

Berikut panduan merawat lidah mertua agar tetap sehat dan tumbuh dengan baik di rumah.

Perhatikan Kebutuhan Cahaya dan Pola Penyiraman

Ilustrasi cara merawat tanaman snake plant untuk pemula. (YOUTUBE/@SheffieldMadePlants)
Ilustrasi cara merawat tanaman snake plant untuk pemula. (YOUTUBE/@SheffieldMadePlants)

Lidah mertua idealnya ditempatkan di area yang memperoleh cahaya terang secara tidak langsung. Jendela yang menghadap ke timur atau selatan dapat menjadi salah satu lokasi yang sesuai untuk menempatkan tanaman ini.

Meski begitu, lidah mertua tetap dapat bertahan di ruangan dengan pencahayaan yang lebih redup. Kemampuan beradaptasi tersebut menjadi salah satu alasan tanaman ini populer sebagai tanaman hias dalam ruangan.

"Ketika pencahayaan yang terlalu sedikit umumnya menjadi masalah bagi beberapa tanaman hias yang lebih sulit tumbuh, lidah mertua justru cenderung tumbuh subur di tempat-tempat tersebut," kata Daniel Cunningham, pakar hortikultura dan kreator The Texas Plant Guy.

Baca Juga: Selain Snake Plant, 3 Tanaman Ini Cocok untuk Menghiasi Rumah, Bikin Makin Asri dan Menarik

Namun, tanaman sebaiknya tidak ditempatkan terlalu jauh dari sumber cahaya. Pencahayaan yang sangat minim dapat membuat daun tumbuh memanjang dan berpotensi mengubah bentuk pertumbuhannya.

Selain cahaya, penyiraman menjadi faktor penting dalam perawatan lidah mertua. Tanaman ini tidak membutuhkan media yang selalu basah dan dapat mengalami masalah apabila terlalu sering disiram.

Sebelum menambahkan air, tunggu hingga media tanam mengering sepenuhnya. Kondisi daun juga dapat menjadi salah satu petunjuk untuk mengetahui kebutuhan air tanaman.

"Daunnya harus terlihat berisi dan kokoh," kata Marc Hachadourian, direktur hortikultura rumah kaca di New York Botanical Garden.

Daun yang terlihat berkerut dan layu dapat menjadi tanda tanaman membutuhkan air lebih sering. Untuk membantu memantau kondisi media, penggunaan moisture meter atau alat pengukur kelembapan tanah dapat dipertimbangkan agar risiko overwatering dapat dikurangi.

Baca Juga: Botol Plastik Bekas Bisa Jadi Cetakan Snake Plant, Hasilnya Tak Lagi Tumbuh Lurus

Gunakan Media Tanam dengan Drainase Baik

Ilustrasi cara merawat tanaman snake plant untuk pemula. (YOUTUBE/@SheffieldMadePlants)
Ilustrasi cara merawat tanaman snake plant untuk pemula. (YOUTUBE/@SheffieldMadePlants)

Pemilihan pot dan media tanam turut menentukan kesehatan sistem perakaran lidah mertua. Pot sebaiknya memiliki lubang drainase agar kelebihan air dapat keluar dan tidak menggenang di sekitar akar.

Media tanam yang digunakan juga perlu memiliki sirkulasi udara yang baik. Tanah khusus kaktus dan sukulen atau campuran media dengan perlit dapat digunakan untuk membantu menjaga kondisi akar.

Selama masa pertumbuhan aktif, yaitu sekitar Maret hingga November, lidah mertua dapat memperoleh tambahan nutrisi melalui pupuk organik, seperti emulsi ikan atau kasgot.

"Jika Anda lebih menyukai pupuk cair, berikan pupuk sebulan sekali dengan setengah dari dosis yang direkomendasikan pada label, karena lidah mertua tidak memerlukan pemupukan yang berat," ujar Cunningham.

Baca Juga: 8 Trik agar Snake Plant Tumbuh Lebih Cepat dan Banyak Anakan

Pemberian pupuk sebaiknya dilakukan secukupnya karena tanaman ini tidak membutuhkan pemupukan dalam jumlah besar.

Kenali Beberapa Varietas Lidah Mertua

Lidah mertua memiliki sejumlah varietas dengan karakter dan bentuk yang berbeda. Beberapa di antaranya cukup populer sebagai tanaman hias.

Pangkas Daun dan Ganti Pot secara Berkala

Ilustrasi cara merawat tanaman snake plant untuk pemula. (YOUTUBE/@SheffieldMadePlants)
Ilustrasi cara merawat tanaman snake plant untuk pemula. (YOUTUBE/@SheffieldMadePlants)

Pemangkasan dapat dilakukan untuk menjaga penampilan tanaman sekaligus menghilangkan bagian daun yang sudah mengering atau mengalami perubahan warna.

Gunakan gunting stek yang tajam dan lakukan pemangkasan pada periode pertumbuhan tanaman.

"Untuk tampilan yang lebih rapi, pastikan untuk memotong pada titik yang sesuai dengan bentuk daun di sekitarnya," kata Cunningham.

Daun yang tumbuh terlalu panjang dan mulai terkulai keluar dari pot juga dapat dipotong hingga mendekati permukaan media tanam.

Baca Juga: 5 Tempat yang Sebaiknya Dihindari untuk Meletakkan Snake Plant

Selain pemangkasan, lidah mertua juga perlu dipindahkan ke pot baru apabila sistem akarnya semakin padat. Penggantian pot memberikan ruang yang lebih besar bagi akar untuk terus berkembang.

"Waktu terbaik untuk mengganti pot tanaman lidah mertua Anda adalah pada musim semi saat tanaman mulai tumbuh kembali," ujar Katie Dubow, presiden Garden Media dan tamu berkebun QVC bersama Cottage Farms.

Saat melakukan repotting, pilih pot baru yang memiliki drainase baik dan ukurannya sedikit lebih besar daripada pot sebelumnya. Keluarkan tanaman dengan hati-hati, periksa bagian akar, uraikan akar yang saling terbelit, dan pangkas bagian yang rusak.

Setelah itu, tanaman dapat dipindahkan ke media tanam yang baru sebelum diberikan air dalam jumlah yang sesuai.

Baca Juga: 7 Cara Membuat Snake Plant Tumbuh Tegak dan Rapi

Cara Memperbanyak dan Mengatasi Masalah pada Lidah Mertua

Lidah mertua juga dapat diperbanyak melalui stek daun. Gunakan daun yang sehat, kemudian potong dengan ukuran sekitar 5–7 sentimeter dan tanam pada media yang lembap serta memiliki pori yang baik.

Masalah yang paling sering muncul dalam perawatan tanaman ini berkaitan dengan kondisi akar akibat penyiraman yang berlebihan. Karena itu, pengaturan jumlah dan frekuensi penyiraman menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga tanaman tetap sehat.

Selain itu, hama pengisap seperti kutu putih dan tungau juga dapat menyerang lidah mertua. Jika ditemukan tanda serangan hama, penanganan dapat dilakukan dengan menyemprotkan sabun insektisida secara rutin.

Dengan memperhatikan pencahayaan, penyiraman, media tanam, pemupukan, hingga kondisi akar, lidah mertua dapat menjadi salah satu tanaman hias yang relatif mudah dirawat. Bagi pemula, kunci utamanya adalah menghindari penyiraman berlebihan dan memastikan tanaman memperoleh kondisi tumbuh yang sesuai.

Editor : Miftahul Khair
snake plant cara merawat snake plant pemula lidah mertua