7 Kebiasaan yang Bisa Membantu Cegah Flu Menyebar di Rumah, dari Cuci Tangan hingga Bersih-Bersih

Rafael B. Junior • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 16:09 WIB
Ilustrasi mencuci tangan.
Ilustrasi mencuci tangan.

PONTIANAK POST – Flu dapat menyebar dengan cepat di lingkungan rumah ketika salah satu anggota keluarga mulai sakit. Tanpa langkah pencegahan yang tepat, anggota keluarga lain berisiko ikut terpapar melalui kontak dekat, tangan, maupun benda yang digunakan bersama.

Healthline menyebut sejumlah kebiasaan sederhana dapat membantu mengurangi penyebaran flu di rumah. Langkah tersebut meliputi vaksinasi, menerapkan etika batuk dan bersin, rajin mencuci tangan, menjaga jarak dari anggota keluarga yang sakit, hingga rutin membersihkan permukaan yang sering disentuh.

Berikut tujuh cara yang dapat diterapkan untuk membantu membuat rumah lebih terlindungi dari penyebaran flu.

Baca Juga: Virus Flu Bisa Bertahan di Permukaan, Ini Cara Membersihkan Rumah Setelah Ada yang Sakit

1. Pastikan Vaksinasi Flu

Vaksinasi disebut sebagai salah satu langkah paling penting untuk membantu mencegah influenza. Healthline, mengutip rekomendasi kesehatan Amerika Serikat, menyebut vaksin flu dianjurkan bagi orang berusia 6 bulan ke atas, dengan beberapa pengecualian tertentu berdasarkan kondisi kesehatan atau riwayat reaksi terhadap vaksin.

Vaksin tidak menjamin seseorang terbebas sepenuhnya dari flu. Namun, vaksinasi dapat menjadi bagian penting dari upaya perlindungan, terutama bagi kelompok yang berisiko mengalami komplikasi.

Sebelum mendapatkan vaksin, orang dengan riwayat alergi tertentu atau pernah mengalami reaksi negatif terhadap vaksin sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.

Baca Juga: 5 Cara Efektif Menurunkan Risiko Flu, Mulai dari Vaksin hingga Rajin Cuci Tangan

2. Terapkan Etika Batuk dan Bersin

Batuk dan bersin dapat menjadi salah satu cara penyebaran virus pernapasan. Karena itu, biasakan menutup mulut dan hidung menggunakan tisu ketika batuk atau bersin.

Tisu yang sudah digunakan sebaiknya segera dibuang, kemudian tangan dicuci. Jika tisu tidak tersedia, batuk atau bersin dapat diarahkan ke lipatan siku, bukan telapak tangan.

Kebiasaan ini juga penting diajarkan kepada anak-anak agar menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari.

3. Hindari Menyentuh Wajah

Tangan dapat menyentuh berbagai permukaan sepanjang hari, termasuk benda yang mungkin terkontaminasi virus.

Healthline menyebut virus flu dapat bertahan selama beberapa jam pada permukaan keras. Menyentuh benda yang terkontaminasi kemudian menyentuh mata, hidung, atau mulut dapat meningkatkan peluang terjadinya paparan.

Karena itu, biasakan mencuci tangan dan sebisa mungkin hindari menyentuh wajah, terutama ketika berada di tempat umum atau setelah menyentuh benda yang digunakan bersama.

Baca Juga: Sering Dianggap Sama, Ini Perbedaan Membersihkan, Sanitasi, Disinfeksi, dan Sterilisasi

4. Rajin Mencuci Tangan

Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir menjadi kebiasaan sederhana yang penting untuk membantu mengurangi penyebaran kuman.

Healthline menyarankan tangan dibasahi dengan air, diberi sabun, kemudian digosok setidaknya selama 20 detik sebelum dibilas dan dikeringkan.

Pembersih tangan berbasis alkohol dengan kandungan setidaknya 60 persen dapat digunakan ketika sabun dan air tidak tersedia. Namun, pembersih tangan bukan pengganti cuci tangan ketika tangan terlihat kotor.

Anak-anak juga perlu dibiasakan mencuci tangan setelah menggunakan toilet, sebelum makan, serta setelah pulang dari sekolah atau bermain di luar rumah.

Baca Juga: Bahan Kimia Berbahaya di Rumah, Sofa hingga Wajan Antilengket Perlu Diwaspadai

5. Batasi Kontak dengan Anggota Keluarga yang Sakit

Jika salah satu penghuni rumah terkena flu, sebisa mungkin batasi kontak dekat selama masih mengalami sakit.

Healthline menyarankan orang yang sakit tetap berada di rumah dan mengurangi interaksi dekat dengan anggota keluarga lainnya. Jika memungkinkan, pengaturan tempat tidur juga dapat diubah sementara.

Hindari pula berbagi barang pribadi seperti handuk, lap, peralatan makan, mainan, dan alat makan dengan orang yang sedang sakit.

Langkah tersebut menjadi semakin penting jika di dalam rumah terdapat orang yang rentan mengalami komplikasi akibat infeksi.

Baca Juga: Dokter Ungkap Alasan Cuci Tangan Harus Pakai Sabun, Air Saja Tak Cukup!

6. Rutin Membersihkan Rumah

Kebersihan rumah juga berperan dalam membantu mengurangi penyebaran flu. Sejumlah benda yang sering disentuh dapat menjadi perhatian, seperti spons dapur, kain lap, talenan, meja kerja, lantai, wastafel, dan toilet.

Permukaan yang sering disentuh sebaiknya dibersihkan secara rutin. Jika terdapat anggota keluarga yang sedang flu, perhatian terhadap benda dan permukaan yang digunakan bersama dapat ditingkatkan.

Peralatan makan yang digunakan orang sakit perlu dicuci dengan baik menggunakan tangan atau mesin pencuci piring.

Untuk cucian, pakaian atau perlengkapan orang sakit tidak harus selalu dicuci secara terpisah. Namun, hindari mengangkat banyak pakaian kotor sekaligus dan mendekatkannya ke tubuh sebelum dicuci. Setelah menangani cucian kotor, segera cuci tangan.

7. Terapkan Pola Hidup Sehat

Selain menjaga kebersihan, kondisi tubuh juga perlu diperhatikan. Healthline merekomendasikan sejumlah kebiasaan sehat untuk membantu menjaga tubuh tetap bugar, antara lain tidur yang cukup, mengonsumsi makanan bergizi terutama buah dan sayuran, memenuhi kebutuhan cairan, berolahraga secara teratur, serta mengelola stres.

Kebiasaan tersebut tidak berarti seseorang pasti terbebas dari flu. Namun, menjaga kesehatan secara menyeluruh merupakan bagian dari upaya mempertahankan kondisi tubuh.

Jangan Tunggu Satu Rumah Ikut Sakit

Ketika satu anggota keluarga terkena flu, pencegahan sebaiknya dilakukan sejak awal. Tidak perlu menunggu anggota keluarga lain mengalami gejala terlebih dahulu.

Vaksinasi, etika batuk dan bersin, mencuci tangan, mengurangi kontak dekat dengan orang sakit, serta menjaga kebersihan permukaan yang sering disentuh dapat menjadi langkah sederhana yang dilakukan bersama.

Dengan menjadikan kebiasaan tersebut sebagai rutinitas, risiko penyebaran flu di lingkungan rumah dapat ditekan sekaligus membantu menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi seluruh anggota keluarga. (*)

Editor : Rafael B. Junior
kebersihan rumah cara mencegah flu tips kesehatan kesehatan keluarga flu