PONTIANAK POST - Tidak semua orang punya waktu untuk merawat tanaman setiap hari. Karena itu, lidah mertua atau Sansevieria trifasciata menjadi salah satu pilihan menarik untuk ditempatkan di dalam rumah.
Tanaman dengan daun tegak dan kaku ini dikenal tahan terhadap kondisi minim air serta tidak membutuhkan perawatan rumit. Namun, daya tariknya bukan hanya pada tampilannya.
Menurut Halodoc, lidah mertua dapat membantu meningkatkan kualitas udara di dalam ruangan dengan menyerap sejumlah senyawa pencemar, termasuk formaldehida, benzena, xilena, toluena, dan trikloroetilena.
Baca Juga: Jangan Sembarangan Taruh Lidah Mertua di Rumah, Ada Hal yang Perlu Diperhatikan
Bisa Diletakkan di Kamar Tidur
Salah satu karakter menarik lidah mertua adalah kemampuannya melakukan metabolisme CAM (Crassulacean Acid Metabolism). Mekanisme ini memungkinkan tanaman melakukan pertukaran gas pada malam hari.
Karena karakter tersebut, lidah mertua kerap dipilih untuk ditempatkan di kamar tidur. Tanaman ini dapat menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan ruangan yang lebih nyaman, meski tentu tidak menggantikan ventilasi dan pengelolaan kualitas udara yang baik.
Jangan Hanya Mengandalkan Tanaman
Menaruh beberapa pot lidah mertua di rumah bukan berarti persoalan kualitas udara otomatis selesai. Ventilasi, kebersihan ruangan, serta sumber polusi tetap perlu diperhatikan.
Lidah mertua dapat membantu menyaring sejumlah polutan, tetapi manfaatnya akan lebih masuk akal jika menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan rumah secara keseluruhan.
Baca Juga: Jangan Salah Pilih, 5 Lidah Mertua Ini Punya Bentuk Tak Biasa dan Bisa Jadi Pusat Perhatian di Rumah
Untuk perawatannya, tanaman ini justru relatif sederhana. Penyiraman sebaiknya dilakukan ketika media tanam sudah benar-benar kering. Daunnya juga perlu dibersihkan secara berkala agar debu tidak menumpuk di permukaan.
Hati-hati Jika Ada Kucing atau Anjing
Ada satu hal yang tidak boleh diabaikan. Di balik berbagai manfaatnya, lidah mertua mengandung saponin yang dapat bersifat toksik jika tertelan oleh hewan peliharaan.
Anjing atau kucing yang mengunyah daun tanaman ini dapat mengalami air liur berlebih, mual, muntah, hingga diare.
Karena itu, pemilik hewan peliharaan sebaiknya menempatkan lidah mertua di lokasi yang sulit dijangkau.
Pada akhirnya, lidah mertua menarik bukan karena mampu menggantikan alat pemurni udara, melainkan karena menawarkan kombinasi tampilan sederhana, perawatan mudah, dan potensi membantu kualitas lingkungan dalam ruangan.
Untuk rumah modern yang serba praktis, tanaman ini menjadi salah satu pilihan yang cukup masuk akal.
Baca Juga: Selain Snake Plant, 3 Tanaman Ini Cocok untuk Menghiasi Rumah, Bikin Makin Asri dan Menarik
Editor : Khoiril Arif Ya'qob