Seperti pada Selasa (1/11), pembagian dilaksanakan di Yayasan Sambas Bumi Jaya di Halaman Vihara Sam Bong Dja. Sekitar pukul 08.00 WIB, sejumlah warga sudah berada di halaman klenteng. Warga penerima mengaku bersyukur adanya pembagian telur ini. Can Koi misalnya, dari Kecamatan Sambas mengaku bersyukur mendapatkan telur dari kegiatan yang dilaksanakan di Halaman Vihara Sam Bong Dja.
"Saya tinggal di dekat vihara," kata Can Koi yang terlihat sedang menerima telur, Selasa (1/11). Hal sama juga disampaikan Diana, warga Sungsung Desa Saing Rambi Kecamatan Sambas. Sebagai salah satu penerima, dirinya mengaku berterimakasih dan mendoakan kepada donatur selalu sehat dan ditambah rezekinya.
"Terimakasih, sudah ada bantuan ini. Mudah-mudahan para donatur sehat dan rezekinya bertambah," kata Diana yang ditemani anaknya.
Dirinya mengakui, telur yang sudah diterima untuk dikonsumsi, terutama bagi sang anak.
"Untuk dikonsumsi, untuk lauk dirumah, terutama anak saya," katanya.
Can Koi dan Diana, adalah dua dari sekitar 700 warga penerima bantuan telur yang merupakan sumbangan dari Yayasan Pengurus Daerah Gema Budi Pontianak berupa seribu paket yang diserahkan ke Pemadam kebakaran swasta Sambas untuk dibagikan kepada masyarakat. Bantuan berupa telur sekitar 1,6 Ton yang sebelumnya sudah didistribusikan dibeberapa titik, yakni di Desa Sungai Rambah, Parbeta, Simpang dan di titik di Lubuk Lagak.
“Jadi sekarang adalah hari kedua, yang kami pusatkan di Yayasan Sambas Bumi Jaya berlokasi di Vihara Sam Bong Dja, jumlahnya sekitar 700 paket,” kata Yakob Pujana, Sekretaris BPK Swasta Sambas yang merupakan Anggota DPRD Kabupaten Sambas dari Fraksi PKB, Selasa (1/11).
Dalam rangka kelancaran kegiatan, pihaknya berkoordinasi dengan jajaran kepolisian khususnya Polsek Sambas dan hadir langsung Kapolsek Sambas bersama sejumlah anggota hadir dilokasi termasuk mengamankan arus lalu lintas di depan vihara.
Kemudian, sebelum pelaksanaan penyerahan bantuan, tim yang ada sudah terlebih dahulu melakukan pendataan penerima yakni diutamakan dari warga kurang mampu dan prasejahtera. Selanjutnya mereka akan menerima kupon untuk dibawa pada saat pembagian.
“Jadi mereka yang merupakan penerima, sebelumnya sudah mengantongi kupon yang kami bagikan. Sehingga datang, bawa kupon, perlihatkan ke panitia, maka akan menerima telur dua piring atau sekitar dua Kilogram,” katanya.
Hal ini dilakukan melihat pengalaman-pengalaman sebelumnya.
“Kami gunakan system kupon, dan syukur semuanya berjalan lancar, bisa dilihat sendiri tadi. Siapa saja yang sudah memegang kupon diperbolehkan masuk untuk selanjutnya mendapatkan telur, jadi semuanya akan menerima telur selama sudah memegang kupon,” katanya.
Tak hanya itu, pihaknya diantaranya juga mengantar langsung ke rumah penerima, yang itu warga yang sudah tua, taka da keluarga, tak memiliki kendaraan bermotor untuk datang ke Vihara.
“Ada sekitar dua puluhan paket, yang sengaja kami antar ke rumah penerima. Hal ini melihat warga tersebut taka da motor, taka da keluarga, umur sudah tua. Jadi kami yang langsung menyampaikan paket ke rumahnya,” katanya.
Diharapkan, bantuan dari para donatur yakni Yayasan Gema Budhi Pontianak bisa membantu masyarakat di Kabupaten Sambas. Kemudian ini juga dukungan kepada pemerintah sebagai upaya pengendalian inflasi. Sebagai Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Yakob juga mengapresiasi kepada pihak yang peduli dengan kondisi masyarakat. Diharapkan apa yang dilakukan memotivasi pihak lain untuk melakukan aksi yang sama.(fah) Editor : Syahriani Siregar