Di hadapan perwakilan institusi pendidikan yang melaksanakan MoU, serta Menteri Pendidikan Sarawak Datuk Roland Sagah Wee Inn, Deputi Menteri Pendidikan, Inovasi dan Pengembangan Talenta (Pengembangan Talenta) Datuk Francis Harden Hollis, Deputi Menteri Pendidikan, Inovasi dan Pengembangan Talenta (Pendidikan dan Inovasi) Datuk Dr Annuar Rapaee dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia Raden Sigit Witjaksono, Direktur Poltesa Yuliansyah mengatakan kerja sama internasional merupakan salah satu program dalam rangka pengembangan dan mendorong keunggulan akademik.
“Kami sangat menyambut baik kerja sama ini, apalagi sebagai negara tetangga yang berbatasan langsung secara geografis dengan Malaysia, tentu banyak hal dari berbagai aspek yang dapat dikerjakan dan dikembangkan secara bersama-sama,” sebut Yuliansyah.
Terlebih sebagai kampus vokasi. Poltesa sedang fokus melakukan berbagai pengembangan diberbagai bidang. “Kerja sama ini sejalan dengan apa yang menjadi program pengembangan Poltesa kedepan, yakni fokus melakukan pengembangan SDM yang kompeten dengan skema sertifikasi dan pelatihan, baik dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan," ujarnya.
"Kami juga melakukan inovasi produk-produk lokal Sambas dengan sentuhan teknologi, selain itu Poltesa juga fokus melakukan pengembangan dan pembinaan terhadap minat dan bakat mahasiswa agar dapat mengikuti kompetisi-kompetisi, baik itu di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.
Direktur Poltesa sampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat di dalam kerja sama. “Apresiasi kami sampaikan kepada semua pihak yang terlibat di dalam kerja sama ini, terkhusus kepada pihak i-CAST University College, Malaysia yang bersedia menerima dan melibatkan Poltesa, semoga kerja sama dan hubungan baik dapat terus berjalan dan membawa kebermanfaatan yang luas bagi kedua Negara,” pungkasnya. (fah) Editor : Misbahul Munir S