SAMBAS - Bupati Sambas, Satono mengajak tokoh masyarakat dan agama untuk aktif mendukung pemerintah dalam upaya mencegah anak-anak putus sekolah. Hal ini disampaikannya saat menghadiri pertemuan Bapak-bapak Katolik (Bapakat) se-Paroki Sambas di Lapangan Bola Tapang, Kecamatan Sajingan Besar.
“Para tokoh agama dan masyarakat, termasuk Bapak-bapak Katolik (Bapakat), harus turut serta dalam menyiapkan generasi yang cerdas dan berkualitas,” ujar Bupati Sambas.
Kolaborasi yang kuat sangat diharapkan untuk mendukung perkembangan pendidikan generasi muda di Kabupaten Sambas, sehingga daerah ini dapat terus maju ke depan.
“Kami berharap kerja sama dari Bapak-bapak Katolik dalam memperhatikan anak-anak pelajar. Kami tidak ingin melihat ada anak warga atau anak sekolah di Kecamatan Sajingan yang putus sekolah, terutama karena wilayah ini berbatasan dengan Indonesia – Malaysia,” tambahnya.
Peran semua elemen masyarakat, terutama orang tua, sangat penting dalam memberikan perhatian kepada pendidikan anak-anak mereka. Penting untuk segera berkomunikasi dengan pihak terkait apabila ada anak di lingkungan mereka yang tidak bersekolah.
“Masyarakat harus aktif peduli terhadap pendidikan. Kita harus memastikan tidak ada satu pun anak yang terpinggirkan dari kesempatan untuk belajar,” tegasnya.
Pendidikan dianggap sebagai modal penting dalam menciptakan manusia yang berkualitas, yang akan berperan dalam pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (fah)
Editor : A'an