Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Bocah Hilang Tiga Hari, Ditemukan Meninggal di Sungai Daerah Sambas

A'an • Kamis, 23 Januari 2025 | 10:14 WIB
EVAKUASI: Petugas SAR saat melakukan evakuasi terhadap korban tenggelam Kecamatan Tangaran, Kabupaten Sambas, Rabu (22/11).
EVAKUASI: Petugas SAR saat melakukan evakuasi terhadap korban tenggelam Kecamatan Tangaran, Kabupaten Sambas, Rabu (22/11).

PONTIANAK POST – Bocah laki-laki berusia 11tahun bernama Luthfi Zikri akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (22/1). Pencarian sebelumnya dilakukan setelah kabar beredar bahwa seorang anak tidak muncul ke permukaan saat melompat ke sungai ketika bermain bersama teman-temannya pada Senin (20/1). “Korban yang dilaporkan tenggelam bernama Luthfi Zikri (11), warga Dusun Darussalam, Desa Semata, Kecamatan Tangaran, Kabupaten Sambas,” kata Koordinator Pos Basarnas Sintete, Zulhijah.

Menurut Zulhijah, pihaknya menerima laporan dari warga pada Senin (20/1) sekitar pukul 17.30 WIB setelah teman korban memberi tahu orang tua korban bahwa Luthfi tenggelam di sungai tersebut. “Teman korban melaporkan bahwa korban melompat ke anak sungai dan tidak timbul lagi,” ujar Zulhijah.

Kabar tersebut menyebar cepat di kalangan masyarakat setempat, yang kemudian bergotong-royong melakukan pencarian. Namun, hingga beberapa jam, upaya pencarian belum membuahkan hasil. “Mendengar laporan itu, keluarga bersama warga langsung melakukan pencarian, tetapi korban belum ditemukan. Sebagian warga lalu melaporkan kejadian tersebut ke tim SAR. Kami pun segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan pencarian,” tambahnya.

Berdasarkan keterangan yang diterima, korban sedang mandi dan bermain kejar-kejaran di tepi sungai bersama teman-temannya sekitar pukul 16.05 WIB. Pencarian dilanjutkan pada hari kedua, tetapi korban masih belum ditemukan. Pada hari ketiga, Rabu (22/1), sekitar pukul 07.00 WIB, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. “Pada hari ketiga, pukul 06.00 WIB, Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian dengan metode penyisiran permukaan hingga radius 2 nautical mile (Nm) dari lokasi kejadian. Penyelaman juga dilakukan jika memungkinkan,” jelas Zulhijah.

Akhirnya, pada pukul 07.10 WIB, korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan sekitar 10 meter dari lokasi kejadian, ke arah hulu, dalam kondisi meninggal dunia pada koordinat 1°32’9.751” N - 109°10’17.727” E. Jenazah korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Zulhijah menambahkan, dalam operasi pencarian, tim Basarnas Sintete menggunakan satu unit perahu karet (rubber boat) yang dilengkapi dengan peralatan evakuasi, medis, navigasi, selam, Aqua Eyes, peralatan komunikasi, serta perlengkapan keselamatan lainnya. Unsur yang terlibat dalam pencarian korban mencakup Tim Rescue Pos Basarnas Sintete, Polsek Teluk Keramat, Koramil Teluk Keramat, Puskesmas Tangaran, aparat Desa Semata, keluarga korban, masyarakat setempat, dan berbagai pihak lainnya. (fah)

 

Editor : A'an
#hilang #meninggal #bocah laki-laki #sambas