PONTIANAK POST - Tiga unit bangunan rumah toko (Ruko) di Dusun Sekura Utara Desa Sekura Kecamatan Teluk Keramat, Rabu malam (18/6) sekitar pukul 18.50 WIB terbakar.Diperkirakan kerugian atas peristiwa tersebut kurang lebih Rp3,2 Miliar.
Kejadian tersebut mengejutkan pemilik dan sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi kejadian. Mereka pun diantaranya turut membantu dengan alat seadanya memadamkan api yang terus membesar hingga akhirnya sejumlah petugas pemadam kebakaran datang.
Petugas pemadam kebakaran, bukan saja datang dari wilayah Kecamatan Teluk Keramat, namun turun juga Badan Pemadam Kebakaran Swasta Sambas, dimana mereka menurunkan beberapa unit mobil damkar, guna mempercepat pemadaman api.
Petugas kepolisian juga berada di lokasi saat pemadaman dilakukan. Kemudian bersama dengan warga dan petugas Damkar terus memadamkan api.Sehingga kurang lebih pukul 20.40 WIB api berhasil dipadamkan.
Kapolres Sambas melalui Kasi Humas Polres Sambas, AKP Sadoko menyampaikan berdasarkan keterangan di lokasi kejadian serta beberapa keterangan dari beberapa saksi. Kebakaran yang terjadi menimpa tiga bangunan ruko di Dusun Sekura Utara Desa Sekura Kecamatan Teluk Keramat.
“Peristiwa kebakaran yang menghanguskan tiga unit ruko di Jalan Dwikora,. Kebakaran tersebut menimpa dua ruko milik Lee Hwuang yang disewa oleh Welly Christian serta satu ruko milik Aphui.
“Ada warga yang melihat api keluar dari bagian bangunan, kemudian berteriak dan memukul tiang listrik, sehingga warga berdatangan ke lokasi kejadian,” kata Kasi Humas Polres Sambas.
pertama kali yang dilihat, adalah api di ruko Welly Christian, warga pun memberitahukan ke pemiliknya, Namun saat itu, api terus membesar, warga pun diantaranya menginformasikan ke pihak kepolisian dan ke petugas Damkar.
“Api terus membesar dan merambat ke ruko Aphui. Warga sekitar pun segera melakukan upaya pemadaman yang kemudian dibantu oleh Polres Sambas, Polsek Teluk Keramat, Koramil 1208/07, serta belasan petugas pemadam kebakaran dari berbagai wilayah,” katanya.
Bangunan ruko yang terbakar, terdiri dua lantai berbahan semen dan atap seng. Dimana sang pemilik berada di rumah. Sementara Aphui dan istrinya berada di dalam ruko. “Pemilik ruko berhasil keluar saat kejadian kebakaran, selanjutnya petugas melakukan tindakan cepat berupa pengamanan lokasi, pemasangan garis polisi, dan interogasi terhadap saksi-saksi,’ Katanya. Dimana api berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.40 WIB.
Atas musibah tersebut, korban alami kerugian material kurang lebih berkisar Rp3,2 Miliar, dimana dua ruko milik Lee Hwuang alami kerugian kurang lebih Rp1,6 Miliar, isi ruko milik Welly Christian sebesar Rp400 juta, dan satu ruko milik Aphui senilai Rp1,2 miliar.
Atas peristiwa tersebut, diharapkan seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah terjadinya kebakaran. "Kami dari pihak kepolisian, mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan padat pemukiman dan pertokoan. Upaya preventif sangat penting agar kejadian serupa tidak terulang," katanya.
Anggota DPRD Kabupaten Sambas, Yakob Pujana menyampaikan berita duka atas musibah yang dialami warga korban kebakaran ruko di Sekura. Dirinya berharap, musibah tersebut tak terulang.
“Kami juga mengharapkan kewaspadaan dari masyarakat untuk mencegah terjadinya kebakaran, kami juga sarankan agar adanya hydrant di pemukiman padat serta pasar pasar,” katanya.(fah)
Editor : Hanif