PONTIANAK POST - Ketika memanen padi di sawah di Dusun Sekenang Desa Sebangun, Kecamatan Sebawi, seorang warga bernama Mega tersambar petir. Atas kejadian tersebut perempuan tersebut jatuh dan pingsan hingga dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Kapolsek Sambas Kompol Dicky Zulkarnain membenarkan adanya warga yang tersambar petir saat berada di sawah. “Korban adalah Mega, yang saat berada di ladang padi Dusun Sekenang, Desa Sebangun, Kecamatan Sebawi,” kata Kapolsek Sambas.
Mega saat itu bersama dengan ibunya di ladang padi, Senin (14/7), sekitar pukul 13.30 WIB. Mereka berdua pergi menggunakan sampan karena harus menyeberang sungai.
“Keduanya bermaksud memanen padi. namun sekitar pukul 14.00 WIB cuaca mendung dan disertai adanya petir. Keduanya masih berada di sawah hingga akhirnya sekitar pukul 14.30 WIB korban terkena percikan sambaran petir namun tidak tepat mengenai korban,” katanya.
Mega kemudian jatuh dan pingsan, selanjutnya ada warga yang melihat peristiwa itu dan selanjutnya mendatangi korban untuk menolong.
“Ada warga juga sedang berada di sawah yang letaknya bersebelahan langsung mendatangi dan menolong korban bersama ibu korban. Selanjutnya meminta bantuan kepada warga yang kemudian berdatangan ke sawah untuk menolong korban, dan langsung membawa korban ke RSUD Sambas,” katanya.
Atas peristiwa tersebut, petugas dari Polsek Sambas mendatangi korban untuk berkunjung serta memastikan keadaan korban. Dimana Mega sudah sadar dan masih menjalani perawatan intensif di RSUD Sambas.
Atas kejadian tersebut, kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap kondisi cuaca, terutama saat melakukan aktivitas di area terbuka seperti sawah atau ladang saat cuaca kurang baik, petir maupun hujan. (fah)
Editor : Miftahul Khair