PONTIANAK POST - Satu orang nelayan bernama Sechali (39) yang sempat hilang di muara Pemangkat akhirnya ditemukan oleh Tim SAR Gabungan, Minggu (12/10) sekitar pukul 06.00 dalam keadaan meninggal dunia.
Korban merupakan salah satu penumpang kapal sekoci yang terbalik di perairan muara Pemangkat di Sungai Sambas Besar, Jumat (10/10) sekitar pukul 13.30 WIB.
“Satu orang bernama Sechali (39) hilang tenggelam, kemudian dilakukan pencarian intensif oleh tim SAR Gabungan, sebelum ditemukan meninggal di kawasan pantai di Kecamatan Jawai Selatan,” kata Koordinator Pos SAR Sintete, Zulhijah, kemarin.
Peristiwa tenggelamnya seorang nelayan tersebut berawal ketika korban bersama dengan enam orang lainnya menaiki sekoci dari dermaga PPN Pemangkat menuju KM A Kepri.
Namun, belum sampai ke kapal, sekoci tersebut terbalik dan tenggelam di muara. “Enam orang dinyatakan selamat dibantu kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian,” ujarnya.
Zulhijah menjelaskan, setelah mendapatkan laporan, pihaknya bersama tim gabungan yang terdiri dari Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Sintete, TNI, Polri, Bakamla, Satwas PSDKP Pemangkat, Syahbandar PPN Pemangkat, Potensi SAR, serta nelayan setempat turun ke lokasi untuk melakukan pencarian korban hilang.
Pencarian dilakukan Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Sintete dengan Rubber Boat. Selain itu, operasi juga didukung alat dan fasilitas (alut dan palsar) berupa Pal Evak, Pal Medis, Pal Navigasi, dan Pal Komunikasi. “Kami berupaya maksimal dalam melaksanakan operasi bersama tim gabungan,” katanya.(fah)
Editor : Hanif