PONTIANAK POST - Layaknya sebuah festival, persembahan tari dari anak-anak meriahkan panen jagung yang dilaksanakan Warga Desa Sungai Baru Kecamatan Teluk Keramat bersama Polres Sambas, Jumat (7/11). Penampilan kesenian tersebut pun mendapatkan sambutan antusias warga setempat yang hadir diacara tersebut.
Kegiatan yang dilaksanakan di area kebun jagung dihadiri Kapolres Sambas AKBP Wahyu Jati Wibowo, Wakapolres Sambas Kompol Hoerrudin serta para Kabag, Kasat dan jajaran, Camat Teluk Keramat Budi Iswanto, Kapolsek, Kepala Desa Sungai Baru Pardi Hasan, Erfa Ketua Poktan Janur Kuning sekaligus penggarap lahan serta dari Bulog
Kades Sungai Baru Pardi menyampaikan apresiasi kepada Polres Sambas yang mendukung program tanam jagung. Erfa, Poktan Janur Kuning sekaligus penggarap lahan menyampaikan sebenarnya ada enam hektare yang sudah ditanami jagung. Namun saat tanam, kurang lebih 28 hari tak ada hujan sehingga harus melakukan penyiraman.
"Usai tanam kami harus menyiram jagung karena 28 hari tak ada hujan, tapi kami tetap semangat, sempat ada yang lemah namun kami terus kerja, dan Alhamdulillah tumbuh jagungnya," kata Erfa.
Namun ujian tak berhenti sampai disitu. Saat mulai bertumbuh, hujan lebat hingga ada yang terkena banjir. "Ada satu hektare terkena banjir, dan alami kegagalan sehingga tinggal 5 ha, yang saat ini dipanen setengahnya atau lahan seluas 30x 50 meter yang menghasilkan 21 karung pipil atau sekitar satu ton dengan kadar air 15 persen," katanya.
Kemudian selama penanaman jagung, pihaknya membuka lapangan pekerjaan, terutama ibu-ibu di desa, yang saat sore hari bisa ke kebun. "Ada 15 ibu-ibu yang dilibatkan dalam penanaman jagung, dimana satu harinya menerima Rp130 ribu perhari dan itu hanya sore hari," katanya.
Erfa sampaikan apresiasi ke masyarakat, kemudian Polres Sambas yang melakukan pembinaan penanaman. Termasuk dukungan PPL serta elemen lain. Kedepannya akan ada perluasan lahan untuk jagung, yang diperkirakan di Januari 2026.
Camat Teluk Keramat Budi Iswanto mengatakan, bersama Polres Sambas, terus menjalin kolaborasi dalam melaksanakan kegiatan. Termasuk dalam penanaman jagung. "Ini adalah kerja keras dari bapak ibu, sehingga jagung di Desa Sungai Baru dilaksanakan saat ini," katanya.
Camat terus mengajak bagaimana kolaborasi semua pihak, untuk terus melakukan pembangunan. "Kami berharap, kedepannya bagaimana Desa Sungai Baru menjadi wilayah sentral jagung dan nanas madu," katanya. Di wilayah Kecamatan Teluk Keramat, dari 25 desa seluruhnya sudah melaksanakan satu desa satu hektare.
Kapolres Sambas AKBP Wahyu Jati menyampaikan apa yang dipanen sekarang, merupakan hasil kerja sama petani, pemerintah dan Polres Sambas, serta petani.
"Ini harus dikembangkan terus, Gugus Tugas Satgas Pangan Polres Sambas terus mendorong mensukseskan ketahanan pangan guna mendukung cadangan pangan Nasional," kata Kapolres Sambas.
AKBP Wahyu juga mengapresiasi Erfa, penggarap lahan serta petani dan masyarakat Desa Sungai Baru Kecamatan Teluk Keramat. Wakapolres Sambas, Kompol Hoerrudin menyampaikan bagaimana setelah panen, jangan khawatir untuk penjualannya. Sehingga jagung ini akan memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakat Desa Sungai Baru Kecamatan Teluk Keramat. (fah)
Editor : Hanif