Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Bocah 12 Tahun Tewas Tenggelam di Sungai Semparuk, Polisi Imbau Pengawasan Anak Diperketat

Fahrozi PP • Senin, 17 November 2025 | 15:43 WIB
Ilustrasi jenazah.
Ilustrasi jenazah.

PONTIANAK POST – Seorang bocah laki-laki berusia 12 tahun ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Semparuk, Dusun Semparuk Kuala, Desa Semparuk, Kecamatan Semparuk, pada Jumat (14/11) sekitar pukul 15.10 WIB.

Korban yang berinisial F tersebut diketahui sedang mandi di sungai dekat rumah neneknya, tepatnya di belakang Pasar Semparuk. Saat itu, korban terpeleset dan tercebur ke dalam sungai. Karena tidak bisa berenang, F pun hanyut dan tenggelam.

Mendengar kejadian tersebut, warga sekitar segera melapor ke Polsek Semparuk dan bergegas menuju lokasi untuk memberikan pertolongan. Setelah beberapa saat mencari, warga menemukan korban yang hanyut sejauh beberapa ratus meter dari lokasi kejadian. Korban dalam kondisi tidak sadarkan diri dan mulutnya mengeluarkan busa.

"Warga langsung memberikan pertolongan dengan mengangkat korban ke tepi sungai. Setelah itu, korban dibawa ke rumah petugas kesehatan setempat. Namun, sayangnya, korban dinyatakan meninggal dunia," ujar Kapolsek Semparuk Iptu Rio Fachrihadi.

Hasil pemeriksaan dari petugas kesehatan menunjukkan bahwa tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Diduga, korban meninggal akibat kekurangan oksigen saat tenggelam.

"Atas kejadian ini, kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati di area aliran sungai, terutama bagi anak-anak. Orang tua diharapkan lebih mengawasi anak-anak mereka saat beraktivitas di dekat sungai, untuk menghindari kejadian serupa," kata Kapolsek.(fah)

Editor : Hanif
#semparuk #keselamatan anak #sambas #tenggelam