PONTIANAK POST - Politeknik Negeri Sambas melalui Bengkel Agribisnis mengembangkan aplikasi media tanam untuk pembibitan tanaman cabai. Media tanam ini merupakan hasil dari proses pembelajaran yang melibatkan mahasiswa dan dosen. Selain menjadi sarana edukasi, produk ini diharapkan dapat membuka peluang wirausaha bagi mahasiswa setelah mereka lulus.
Ketua pelaksana kegiatan PUPIV (Penerapan Usaha Produk Inovasi Vokasi), Uray Dian Novita, didampingi oleh Dian Sari dan Harmoko, menjelaskan bahwa proyek ini bertujuan untuk memberikan bekal kewirausahaan kepada mahasiswa Politeknik Negeri Sambas.
"Harapan kami, penggunaan media tanam untuk pembibitan cabai ini dapat menjadi salah satu produk unggulan di Bengkel Agribisnis, serta mendukung alumni dalam berwirausaha setelah lulus," ujar Uray Dian dalam wawancara dengan Pontianak Post, kemarin.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini mengembangkan pembibitan tanaman cabai dengan menggunakan media tanam yang telah diuji kandungan unsur haranya, baik unsur mikro maupun makro. Dengan media tanam yang teruji kualitasnya, diharapkan dapat memproduksi bibit cabai dalam jumlah yang banyak dan berkualitas.
Selain itu, bibit yang dihasilkan diharapkan dapat tumbuh optimal dan dengan perawatan yang baik akan dapat menghasilkan cabai dengan jumlah yang melimpah. "Melalui media tanam yang teruji ini, kami yakin bibit cabai yang dihasilkan akan unggul dan nantinya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas," tambahnya.
Ke depannya, produk media tanam ini diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari pembelajaran, tetapi juga dapat menjadi peluang usaha yang menguntungkan bagi mahasiswa dan masyarakat sekitar.(*)
Editor : Hanif